Kajian Perubahan Garis Pantai Semarang dengan Foto Udara Pankromatik Hitam Putih

Sadiyatmo Sardiyatmo



Abstract


Untuk mengetahui perubahan garis pantai Kota Semarang dilakukan dengan teknik penginderaan jauh, yaitu Identifikasi Foto Udara tahun 1942 dan Foto Udara tahun 1992. Identifikasi ini dilakukan dengan cara mengenali kenampakan karakteristik mengenai bentuk lahan, kemiringan lereng, penggunaan lahan, tingkat erosi dan deposisi pantai. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa daerah pantai Semarang yang mengalami perubahan dapat di identifikasi pada foto udara atau peta topografi I rupabumi dan secara keseluruhan dalam kurun waktu tahun 1942 - 1992 perubahan pantai seluas 11 3,75 Ha.

Kata kunci : penggunaan lahan, erosi dan deposisi pantai.


Investigation on the changes of Semarang coastal line was done by using remote sensing technique approach. The map use in this investigations were identify the arieal photograph of 1942 year and the arieal photograph in 1992. The identification is dane by knowing the characteristic of landform, slope gradient, land use, lever of erotions and deposition of shore. The researah resulte obtained that the Semarang shoreline was changed could be identified in the aerial photographs or tophography earthface map and in a totality since 1942 until 1992 the shoreline change of 113,75 hectares.

Key words : land use, lever of erotions and deposition of shore.


Graphical Abstract



Fulltext


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_______________________________________________________________________________________________________

ILMU KELAUTAN, Indonesian Journal of Marine Sciences (p-ISSN 0853-7291;  e-ISSN:2406-7598)

Marine Science Dept., Build. B, 2nd Fl., FPIK Diponegoro University, Tembalang Campus, Semarang, Indonesia