Penentuan Prioritas Pembangunan Pelabuhan di Kabupaten Mukomuko dengan Metode Analytical Hierarchy Process

Henny Pratiwi Adi



Abstract


The competition strictness in the economic field needed the exact strategy to maximising the available potential. As the  island area that was surrounded by ocean, the Mukomuko Regency in Bengkulu, had the big potential to be developed especially in the export import activity and the sea transportation. There were 4 port kinds that will be developed in the Mukomuko Regency those  are the crossing port, the sea port, the trade port and the fish port. The determination of priority in the port kind and it location that developed immediately must be carried out, so  the port that was built could be used maximally. The data collection was carried out with observation and the interview. The variables that was used as the determination criterion of  priority in the port development was marine aspect,  fisheries aspect,  transport aspect, layout aspect and environment aspect. The research results showed that location in Mukomuko more appropriate for the crossing port, the location in Bantal was more appropriate for the fish port, the location in the Kumbang Badak appropriate for the sea port and the location in the Kuala Tramang more appropriate for the trade port especially agricultural produce. Based on result of Analytical Hierarchy Process (AHP),  the development of  sea port in  Kumbang Badak became the main priority to built immediately.

Keywords:  priority, port development, AHP

 

ABSTRAK

Ketatnya persaingan di bidang perekonomian memerlukan strategi yang tepat dalam  mengoptimalkan potensi yang ada.  Sebagai daerah kepulauan yang dikelilingi lautan, Kabupaten Mukomuko di Bengkulu,  memiliki potensi untuk dikembangkan terutama dalam kegiatan ekspor impor dan transportasi laut. Ada 4 jenis pelabuhan yang akan dibangun di Kabupaten Mukomuko yaitu pelabuhan penyeberangan, pelabuhan laut, pelabuhan barang dan pelabuhan ikan. Penentuan prioritas jenis pelabuhan dan lokasinya yang harus segera dibangun perlu dilakukan, agar pelabuhan yang dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan dan wawancara. Variabel-variabel yang digunakan sebagai kriteria penentuan prioritas pembangunan pelabuhan adalah aspek kelautan, aspek perikanan, aspek transportasi, aspek tata ruang dan aspek lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan lokasi di Mukomuko lebih sesuai untuk pelabuhan penyeberangan (ASDP), lokasi di Bantal lebih sesuai dikembangkan untuk pangkalan pendaratan ikan, lokasi di Kumbang Badak sesuai untuk pelabuhan laut dan lokasi di Kuala Tramang lebih sesuai untuk pelabuhan barang utamanya hasil bumi. Berdasarkan hasil Analytical Hierarchy Process (AHP), maka pembangunan pelabuhan laut di Kumbang Badak menjadi prioritas utama untuk segera dibangun.

Kata Kunci : prioritas, pembangunan pelabuhan, AHP

Permalink: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/mkts/article/view/3688

[How to cite: Adi, P.A. (2008), Penentuan Prioritas Pembangunan Pelabuhan di Kabupaten Mukomuko  dengan Metode Analytical Hierarchy Process, Jurnal Media Komunikasi Teknik Sipil, Tahun 16, Nomor 2, pp. 117-129]


Graphical Abstract



Keywords


prioritas, pembangunan pelabuhan, AHP

Fulltext


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.