Open Journal Systems

Fenomena Lalu Lintas Simpang Bersinyal Di Kota Bekasi (Studi Kasus : Simpang Tol Bekasi Timur)

Yuanda Patria Tama

Abstract

Masalah transportasi yang sering dijumpai di kota besar di Indonesia adalah terbatasnya ruang  jalan dan simpang yang dibutuhkan untuk mengalirkan arus lalu lintas. Salah satu  penyebabnya adalah  perilaku pengemudi kendaraan dijalan. Hal ini disebabkan karena adanya perilaku pengemudi kendaraan yang kurang memperhatikan peraturan lalu lintas dalam berkendara di jalan. Sehingga berdampak pada kecelakaan dan penurunan kinerja simpang. Penelitian ini mencoba mengamati karakteristik simpang perkotaan untuk mengetahui fenomena lalu lintas simpang bersinyal yang salah satunya adalah perilaku pelanggaran  pengemudi pada simpang bersinyal. Strategi yang dapat dilakukan untuk melakukan desain usulan simpang Tol Bekasi Timur , adapun strategi-strategi yang dimaksud meliputi : pelebaran radus tiap kaki simpang,pembuatan celukan pada halte bus, penertiban Pedagang Kaki Lima,  penertiban pangkalan ojek, penertiban pangkalan angkutan umum untuk mengurangi pelanggaran pengemudi dilihat dari faktor hambatan samping; pemasangan rambu,  perbaikan marka, pembuatan fasilitas pejalan kaki (pedestrian), pembuatan Ruang Henti Khusus (RHK) sepeda motor, dapat mengurangi pelanggaran pengemudi dilihat dari faktor geometrik persimpangan, sedangkan untuk menguragi pelanggaran pengemudi dilihat dari faktor karakteristik lalu lintas strategi yang direkomendasikan untuk mengurangi pelanggaran-pelanggaran tersebut adalah melakukan pengawasan yang lebih intensif dari pihak kepolisian, pembuatan lajur prioritas untuk belok kiri langsung, dan pemasangan rambu.

Keywords

kemacetan- kecelakaan-pelanggaran pengemudi-menrek simpang

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.