Analisis Kinematis untuk Menentukan Dimensi Transfemoral Prosthetic Tipe Four-Bar Linkage dalam Fase Awal Siklus Gait Cycle

DOI: https://doi.org/10.14710/rotasi.19.2.61-67

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 20-07-2017
Published: 20-07-2017
Section: Articles research
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author
Produk kaki tiruan atas lutut atau sering disebut sebagai above knee prosthesis (AKP) yang memiliki sendi lutut tiruan berbasis kinerja mekanis masih didominasi oleh produk impor. Produk AKP domestik masih berkonsentrasi pada sistem sendi konvensional. Untuk pasar AKP dengan segmen menengah ke atas yang menghendaki fleksibilitas gerak, kenyamanan, fungsi kaki yang optimal dan kemudahan pengaturan, masyarakat Indonesia masih tergantung terhadap produk impor. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kinematika pada suatu prototipe AKP yang difokuskan pada bagian transfemoral prosthetic dengan sendi mekanis untuk substitusi produk impor. Bagian transfemoral prosthetic pada prototipe AKP yang dibahas adalah jenis four-bar linkage. Analisis yang digunakan adalah hubungan antara dimensi four-bar linkage  selama satu siklus gait cycle orang berjalan normal. Siklus gait cycle ini berpengaruh terhadap besarnya sudut yang terbentuk antara sumbu knee ankle (KA) dengan sumbu trocenter knee (TK). Sesuai dengan fungsi AKP, maka penting untuk mendapatkan data teknis tentang hubungan dimensi four-bar linkage pada transfemoral prosthetic. Hasil analisis gerak selama satu siklus gait cycle orang berjalan normal menunjukkan dimensi four bar linkage adalah a = 10 mm, b = 34 mm, c = 15 mm, d = 30 mm, e = 28 mm dan f = 46 mm.

Keywords

Above Knee Prosthesis, Transfemoral Prosthetic, Gait Cycle, Kinematic

  1. Sugiyanto Sugiyanto 
    Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
    Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
  2. Biyan B. P. 
    Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
    Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
  3. Alhakim B. P. 
    Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
    Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
  4. Dwi Setyawan 
    Jurusan Ortotik Prostetik Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surakarta, Indonesia
    Jurusan Ortotik Prostetik Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surakarta
  5. Rifky Ismail 
    Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
    Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro