KARAKTERISTIK PERMEN JELLY DENGAN PENAMBAHAN IOTA KARAGENAN DARI RUMPUT LAUT (KARAKTERISTIK PERMEN JELLY DENGAN PENAMBAHAN IOTA KARAGENAN DARI RUMPUT LAUT)

DOI: https://doi.org/10.14710/ijfst.12.2.103-108

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 20-07-2017
Published: 20-07-2017
Section: Research Articles
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

ABSTRAK

Permen jelly merupakan permen yang memiliki tekstur kenyal. Tekstur ini terbentuk karena adanya pembentuk gel yaitu gelatin. Penggunaan gelatin dalam permen jelly masih diperdebatkan status kehalalannya, karena adanya unsur babi dalam gelatin. Sementara itu, sumber alternatif lain yang memberikan tekstur kenyal di permen jelly adalah karagenan, tetapi belum jelas sejauh mana dapat menggantikan gelatin. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh iota karagenan yang diekstrak dari Eucheuma spinosum terhadap sifat fisik dan kimia permen jelly dan formulasi terbaik dari permen jelly. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah gelatin dan tepung iota karagenan yang diekstrak dari rumput laut E. spinosum. Metode penelitian yang digunakan yaitu experimental laboratories dengan desain percobaan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yang berbeda yaitu Gelatin : Iota Karagenan = 8% : 0% (A), Gelatin : Iota Karagenan = 0% : 8% (B ), Gelatin : Iota Karagenan = 6% : 2% (C), dan Gelatin : Iota Karagenan = 2% : 6% (D). Hasil dari penelitian ini didapatkan permen jelly terbaik sebagai alternatif pengganti gelatin yaitu perlakuan B dengan kekuatan gel 1.109,27 g.cm2 dan nilai hedonik sebesar 6,84 ≤ µ ≤ 7,52. Kadar air semua perlakuan belum memenuhi standar SNI (20%). Kadar abu semua perlakuan memenuhi standar SNI (3%). Untuk aw dan pH produk tersebut berkisar 0,84–0,89 dan 3–4 .

Kata kunci: Gelatin, Eucheuma spinosum, Tepung Iota Karagenan, Permen Jelly


ABSTRACT

Jelly candy which has chewy texture. This texture was formed by the gelling agent of gelatin. The use of gelatin in jelly candy still debated of halal status, because there were elements of pork in gelatin. While other alternative source which gives chewy texture in jelly candy was carrageenan, but carrageenan were used in making jelly candy was not extent to be replace of gelatin. The aim of this study was to determine the effect of iota carrageenan extracted from Eucheuma spinosum to physical and chemical characteristics of jelly candy and the best formulation of jelly candy. The materials used in the research were gelatin and powder of iota carrageenan extracted from seaweed E. spinosum. The method used was experimental laboratories by using completely randomized design (CRD) with 4 different treatments was Gelatin : Iota carrageenan = 8% : 0% (A), Gelatin : Iota carrageenan = 0% : 8% (B ), Gelatin : Iota carrageenan = 6% : 2% (C), and Gelatin : Iota carrageenan = 2% : 6% (D). The result showed that the best jelly candy as an alternative to gelatin performed by treatment B with gel strength of 1109,27 g.cm2 and the results for sensory was 6,84 ≤ µ ≤ 7,52. The water content of all treatment did not comply with ISO standard (20 %). Ash content of all treatment comply with ISO standard (3 %). For aw and pH of the products were ranged from 0.84–0.89 and 3–4, respectively.

Keywords: Gelatin, Eucheuma spinosum, Iota Carrageenan Powder, Jelly Candy

  1. Mukarima Rismandari 
    Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
  2. Tri Winarni Agustini 
    Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
  3. Ulfah Amalia 
    Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia