Kajian Penentuan Arah Kiblat Secara Geodetis

DOI: https://doi.org/10.14710/teknik.v37i2.12107

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 27-09-2016
Published: 31-12-2016
Section: FULL ARTICLE
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

Kiblat merupakan arah penting Umat Muslim menghadapkan dirinya saat melakukan ibadah shalat. Pengukuran arah kiblat kemudian menjadi permasalahan ketika lokasi suatu tempat jauh dari Ka’bah karena tidak dapat dilakukan pengamatan penglihatan secara langsung. Oleh karena itu diperlukan metode yang tepat untuk menentukan arah kiblat di daerah yang jauh dari Ka’bah, dalam penelitian ini Kota Semarang. Makalah ini mengkaji besarnya perbedaan arah kiblat pada tiga bidang hitungan ellipsoid, bola dan Peta Mercator. Arah Kiblat pada ketiga bidang hitungan tersebut dibandingkan dengan arah kiblat hasil pengukuran rashdul qiblat. Arah kiblat hasil hitungan di atas ellipsoid yang sudah dikoreksi dengan di atas bola mempunyai perbedaan yang jauh lebih kecil yaitu sebesar 45,7” jika dibandingkan dengan arah kiblat pada Peta Mercator. Perbedaan arah kiblat di atas ellipsoid yang sudah dikoreksi dengan arah kiblat hasil rashdul kiblat di lapangan sebesar 00 7’ 58,24”. Sedangkan untuk selisih arah kiblat di atas bidang bola dengan azimut hasil rashdul kiblat sebesar 00 2’ 49,94”. 


[Title: Study of Geodetic Qibla Direction Determination] Qiblah is an important direction for Muslims exposes himself while performing prayers. Qiblah direction determination becomes a problem when the location of a place far away from the Kaaba. Therefore we need a method to determine the exact direction of Qibla in areas far from the Kaaba, in this study Semarang. This paper examines the difference of the direction of Qibla on three calculation surface: ellipsoid, spherical and mercator map. Then these Qibla direction accuracies on three calculation surface were compared with Qibla direction resulting from Rashdul Qibla Measurement. The difference of ellipsoid Qibla direction that has been corrected and spherical Qibla direction has a much smaller difference in the amount of 45.7 " compared with Mercator Qibla Direction. The difference of ellipsoid qibla direction and Qibla direction resulting from Rashdul Qibla Measurement is 00 7’ 58,24”. While the difference of spherical Qibla direction and Qibla direction resulting from Rashdul Qibla Measurement is 00 2’ 49,94”. 


Keywords

Arah Kiblat; Geodetis; Ellipsoid; Ka’bah; Mercator; Qibla Direction; Geodetic; Ellipsoid; Kaaba; Mecator

  1. Moehammad Awaluddin 
    Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedharto, SH, Tembalang, Semarang,, Indonesia
  2. Bambang Darmo Yuwono 
    Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedharto, SH, Tembalang, Semarang,, Indonesia
  3. Hani’ah Hani’ah 
    Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedharto, SH, Tembalang, Semarang,, Indonesia
  4. Satrio Wicaksono 
    Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedharto, SH, Tembalang, Semarang,, Indonesia