Hubungan antara Lingkar Leher dengan Rasio Trigliserida/High-Density Lipoprotein pada Remaja

*Etisa Adi Murbawani  -  Bagian Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 13 Jul 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract


Latar Belakang : Peningkatan kadar trigliserida dan High-Density Lipoprotein erat kaitannya dengan kejadian obesitas, penyakit kardiovaskuler, dan sindrom metabolik. Lingkar leher merupakan salah satu metode pengukuran antropometri yang dapat digunakan untuk melakukan skrining terhadap beberapa indikator biokimia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara lingkar leher dengan rasio trigliserida / High-Density Lipoprotein pada remaja.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional terhadap 28 remaja berusia 12-15 tahun di Semarang. Data lingkar leher diperoleh dengan melakukan pengukuran menggunakan pita ukur melingkar pada bagian tengah leher. Pengambilan darah dan uji laboratorium dilakukan setelah subyek berpuasa 6 – 8 jam. Hubungan antara lingkar leher dan rasio TG/HDL akan dianalisis menggunakan uji korelasi spearman. Uji korelasi spearman juga dilakukan untuk melihat hubungan variabel confounding dengan rasio TG/HDL. Selanjutnya dilakukan uji regresi linear bertingkat untuk mengetahui variabel yang paling berhubungan dengan rasio TG/HDL.
Hasil :: Terdapat hubungan positif yang kuat antara lingkar leher dengan rasio TG/HDL (p=0,000, r=0,677). Setelah dilakukan analisis multivariat, lingkar pinggang juga berpengaruh terhadap rasio TG/HDL. Hal ini dapat disebabkan oleh tidak meratanya distirbusi sunyek dalam penelitian ini.
Kesimpulan : Rasio TG/HDL dipengaruhi oleh lingkar leher dan lingkar pinggang.
Kata Kunci : lingkar leher, rasio trigliserda/HDL, remaja

Article Metrics: