Akumulasi Logam Berat Zn (seng) pada Lamun Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii di Perairan Pantai Kartini Jepara

*Endang Supriyantini -  Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sri Sedjati -  Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Zidny Nurfadhli -  Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 3 Apr 2016.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 1253 3452
Abstract

Lamun (seagrass) adalah tanaman air yang berbunga (Antophyta) dan mempunyai kemampuan beradaptasi untuk hidup dan tumbuh di lingkungan laut. Pantai Kartini merupakan kawasan yang strategis, karena sebagai jalur transportasi laut menuju obyek wisata Taman laut Nasional Karimunjawa dan Pulau Panjang. Pantai Kartini merupakan dermaga bagi kapal-kapal besar dan kapal-kapal pariwisata, kegiatan perdagangan, pariwisata serta fasilitas wisatawan yang diduga menjadi sumber logam berat Seng (Zn). Keberadaan lamun di laut dapat menjadi bioindikator pencemaran logam berat karena meyerap dan mengakumulasi bahan pencemar. Logam berat umumnya mempunyai sifat toksik dan berbahaya bagi organisme hidup, walaupun beberapa diantaranya diperlukan dalam jumlah kecil

E. acoroides dan T. hemprichii diambil dari 3 stasiun penelitian yang telah ditetapkan. Pengambilan sampel lamun E. acoroides dan lamun T. hemprichii dilakukan dengan memilih lamun yang tua dengan ciri-ciri warna daun lebih pekat dan memiliki tekstur daun yang lebih keras, serta memiliki bagian-bagian yang lengkap dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara mencabut hingga akar-akarnya sebanyak 3 tegakan setiap stasiun. Parameter lingkungan seperti suhu, salinitas, oksigen terlarut, kecerahan, pH dan arus diukur secara in situ.

Hasil penelitian menunjukkan nilai akumulasi logam berat Zn (Seng) pada akar E. acoroides berkisar antara 0,98 – 2,06 mg/kg dan pada Daun 0,60 – 1,01 mg/kg, sedangkan akumulasi logam berat Zn (Seng) pada akar T. hemprichii berkisar antara 0,32 – 0,53 mg/kg dan pada daun 0,95 – 1,21 mg/kg. Kemampuan lamun   E. acoroides dan Thalassia hemprichii di Pantai Kartini dalam mengakumulasi logam berat Seng (Zn) termasuk dalam kategori rendah dengan nilai faktor biokonsentrasi rata-rata < 250.

 

Kata Kunci : E. acoroides, T. hemprichii, Seng (Zn), Faktor Biokonsentrasi (BCF)

Article Metrics: