skip to main content

Status Cemaran Logam Berat di Sedimen Muara Sungai Musi Sumatera Selatan

*Wike Ayu Eka Putri orcid scopus  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Mei Ida Susanti  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Rozirwan Rozirwan  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan, Universitas Sriwijaya, Indonesia
M. Hendri  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Fitri Agustriani  -  Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan, Universitas Sriwijaya, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2022 Buletin Oseanografi Marina under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Muara Sungai Musi merupakan perairan yang dipengaruhi oleh berbagai macam aktivitas manusia yang terdapat di sepanjang aliran Sungai Musi dan Sungai Telang serta kawasan muara itu sendiri. Ragam aktivitas ini berpotensi menimbulkan pencemaran di lingkungan perairan salah satunya adalah pencemaran logam berat. Tujuan penelitian ini adalah menganalis tingkat pencemaran logam berat Pb, Cu dan Zn di sekitar Muara Sungai Musi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2020, pengambilan sampel sedimen dilakukan pada enam titik stasiun dengan menggunakan metode purposive sampling. Konsentrasi logam berat dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) merujuk pada SNI No. 06-6992.5-2004 untuk logam Cu, SNI No. 06-6992.3-2004 untuk logam Pb dan SNI No. 06-6992.8-2004 untuk logam Zn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi rata-rata logam berat di sedimen Muara Sungai Musi berkisar antara 2,673 - 12,517 µg/g Pb, 1,927 - 5,9 µg/g Cu, 25,257 - 54,43 µg/g Zn. Kualitas sedimen dalam kategori baik dan aman bagi kehidupan biota di ingkungan Muara Sungai Musi karena rendahnya kontaminasi logam berat (Pb, Cu, Zn). Tingkat pencemaran logam berat Pb, Cu dan Zn di Perairan Muara Sungai Musi dalam kategori rendah dan tidak tercemar (I_geo<0), terkontaminasi rendah sampai sedang (Cf<1 sampai 1<Cf<3), serta tidak tercemar (PLI<1).

 

 

Musi River Estuary is waters that are influenced by various kinds of human activities originating from settlements, Musi River, Telang River and Bangka Strait causing pollution in the aquatic environment including heavy metal pollution. The purpose of this study was to analyze the level of heavy metal pollution Pb, Cu and Zn around the mouth of the Musi River. This research was conducted in August 2020 and sediment sampling was carried out at six stations using a purposive sampling method. Heavy metal concentrations were analyzed using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) refer to SNI No. 06-6992.5-2004 for Cu, SNI No. 06-6992.3-2004 for Pb and SNI No. 06-6992.8-2004 for Zn.. The results showed that the average concentration of heavy metals ranged from 2,873 – 12,51 µg/g Pb, 1,927 - 5,9 µg/g Cu, 25,257 - 54,43 µg/g Zn. The quality of the sediment is in the good and safe category because of the low contamination of heavy metals (Pb, Cu, Zn) for the life of biota in the Musi River Estuary Environment. The level of heavy metal pollution Pb, Cu and Zn in the Musi River Estuary is in the low category and not polluted (I_geo<0), low to moderate contamination (Cf<1 to 1<Cf<3), and not polluted (PLI<1).

Fulltext View|Download
Keywords: Muara Sungai Musi; Logam Berat; Sedimen; Tingkat Pencemaran Sedimen

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2024-07-14 04:07:05

No citation recorded.