BibTex Citation Data :
@article{BULOMA76552, author = {Sadikin Amir and Rhojim Wahyudi and Saptono Waspodo and Chandrika Larasati}, title = {Karakteristik Mangrove dan Bioekologi Biota Asosiasi pada Kawasan Ekowisata di Pantai Cemara, Desa Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat}, journal = {Buletin Oseanografi Marina}, volume = {15}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Bioekologi; biota asosiasi; gastropoda; mangrove; cemara}, abstract = { Pesisir Kecamatan Lembar memiliki potensi lahan mangrove sekitar 80 hektar yang berada di Desa Lembar dan Desa Lembar Selatan. Lahan mangrove di wilayah ini semakin tergerus akibat alih fungsi lahan oleh masyarakat pesisir. Mangrove berperan sebagai tempat pemijahan, tempat mencari makan, dan tempat berlindung. Salah satu biota yang dapat beradaptasi dan bertahan hidup terhadap perubahan lingkungan adalah gastropoda. Gastropoda merupakan biota mendominasi di kawasan ekosistem mangrove. Gastropoda mempunyai peranan penting dalam produktivitas mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi ekosistem mangrove, biota asosiasi (gastropoda), serta hubungannya dengan karakteristik lingkungan melalui aspek bioekologi. Penentuan stasiun penelitian menggunakan metode purposive sampling berdasarkan keberadaan vegetasi mangrove. Pengambilan data biota asosiasi, vegetasi mangrove, dan karakteristik lingkungan dilakukan menggunakan metode transek plot garis. Berdasarkan analisis morfometrik Rhizophora stylosa , kedua stasiun diklasifikasikan sebagai hasil pembibitan, bukan alami, meskipun spesies dominan menunjukkan potensi pertumbuhan yang baik. Stasiun 2 Selatan menunjukkan diameter batang pohon yang lebih besar, tetapi anakan yang lebih kecil, sedangkan Stasiun 1 Utara memiliki variabilitas anakan yang lebih tinggi. Jenis gastropoda yang ditemukan di kawasan mangrove Pantai Cemara antara lain Cerithidea cingulata, Telescopium telescopium, Terebralia sulcata, Terebralia palustris, Cerithium kobelti, Chicoreus capucinus, Coralliophila persica, Littoraria scabra, Mitrella puella, Nerita planospira, Xenophoras indica, Clea Helena, Morula biconica, Phok indes senticosus, Fissilabia decollate, Monodonta canalifera, Imbricaria vanicorensis . Nilai indeks keanekaragaman (H’) (0,06 – 0,21 < H’ < 2,0), dominansi (D) (0,03 – 0,19 < D < 0,50) dan keseragaman (E) (0,03 – 0,13) yang diperoleh menunjukkan bahwa gastropoda yang terdapat di kawasan mangrove di Pantai Cemara dengan tingkat keanekaragaman tergolong rendah. }, issn = {2550-0015}, pages = {477--488} doi = {10.14710/buloma.v15i3.76552}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/buloma/article/view/76552} }
Refworks Citation Data :
Pesisir Kecamatan Lembar memiliki potensi lahan mangrove sekitar 80 hektar yang berada di Desa Lembar dan Desa Lembar Selatan. Lahan mangrove di wilayah ini semakin tergerus akibat alih fungsi lahan oleh masyarakat pesisir. Mangrove berperan sebagai tempat pemijahan, tempat mencari makan, dan tempat berlindung. Salah satu biota yang dapat beradaptasi dan bertahan hidup terhadap perubahan lingkungan adalah gastropoda. Gastropoda merupakan biota mendominasi di kawasan ekosistem mangrove. Gastropoda mempunyai peranan penting dalam produktivitas mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi ekosistem mangrove, biota asosiasi (gastropoda), serta hubungannya dengan karakteristik lingkungan melalui aspek bioekologi. Penentuan stasiun penelitian menggunakan metode purposive sampling berdasarkan keberadaan vegetasi mangrove. Pengambilan data biota asosiasi, vegetasi mangrove, dan karakteristik lingkungan dilakukan menggunakan metode transek plot garis. Berdasarkan analisis morfometrik Rhizophora stylosa, kedua stasiun diklasifikasikan sebagai hasil pembibitan, bukan alami, meskipun spesies dominan menunjukkan potensi pertumbuhan yang baik. Stasiun 2 Selatan menunjukkan diameter batang pohon yang lebih besar, tetapi anakan yang lebih kecil, sedangkan Stasiun 1 Utara memiliki variabilitas anakan yang lebih tinggi. Jenis gastropoda yang ditemukan di kawasan mangrove Pantai Cemara antara lain Cerithidea cingulata, Telescopium telescopium, Terebralia sulcata, Terebralia palustris, Cerithium kobelti, Chicoreus capucinus, Coralliophila persica, Littoraria scabra, Mitrella puella, Nerita planospira, Xenophoras indica, Clea Helena, Morula biconica, Phok indes senticosus, Fissilabia decollate, Monodonta canalifera, Imbricaria vanicorensis. Nilai indeks keanekaragaman (H’) (0,06 – 0,21 < H’ < 2,0), dominansi (D) (0,03 – 0,19 < D < 0,50) dan keseragaman (E) (0,03 – 0,13) yang diperoleh menunjukkan bahwa gastropoda yang terdapat di kawasan mangrove di Pantai Cemara dengan tingkat keanekaragaman tergolong rendah.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-06 18:18:07
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to BULOMA as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
BULOMA journal and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in BULOMA are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Buloma is published by Departement of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License