skip to main content

Plankton sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Lapangan Senoro, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah

Kasim Mansyur orcid scopus  -  Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Indonesia
*Musayyadah Tisïn orcid scopus  -  Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Indonesia
Nana Sutisna orcid  -  Joint Operating Body Pertamina-Medco Tomori, Indonesia
Enrico Putra Nurdin  -  Joint Operating Body Pertamina-Medco Tomori, Indonesia
Clara Maulidiansa  -  Joint Operating Body Pertamina-Medco Tomori, Indonesia
Rifki Fahrezi  -  Program Studi Ilmi Kelautan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Buletin Oseanografi Marina under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis komunitas  plankton berdasarkan komposisi jenis, kelimpahan, dan indeks ekologi serta hubungannya dengan parameter kualitas air guna menilai status ekologis perairan Lapangan Senoro. Pengambilan sampel dilakukan pada Bulan Februari hingga April 2024 di tiga lokasi yang merepresentasikan lokasi pembuangan limbah aktivitas perusahaan dengan kategori berbeda yaitu limbah industri berbasis minyak, limbah domestik organik, dan limbah anorganik. Sampel plankton di koleksi dengan penyaringan 100 liter air laut menggunakan plankton net mesh size 25 µm, kemudian diidentifikasi di laboratorium dan dianalisis indeks ekologinya. Parameter kualitas air diukur secara in situ dan dianalisis untuk melihat keterkaitannya dengan struktur komunitas.  Hasil penelitian menunjukkan keberadaan lima kelas fitoplankton dan 7 kelas zooplankton. Jumlah spesies terbanyak untuk kelompok fitoplankton adalah kelas Bacillariophyceae (9 spesies), sementara jumlah zooplankton terbanyak berasal dari kelas Copepoda (4 spesies). Kelimpahan tertinggi diperoleh pada spesies Leptocylindricus sp. (kelas Bacillariophyceae) dan Temora sp. (kelas Copepoda). Temuan ini mengindikasikan kelas Bacillariophyceae dan Copepoda berperan sangat penting pada perairan lokasi penelitian dan merupakan komponen kunci yang sensitif terhadap perubahan kualitas perairan. Nilai indeks ekologi menunjukkan keanekaragaman plankton dalam rentang penilaian sedang, mencerminkan kondisi lingkungan perairan tidak sedang mengalami tekanan ekologi yang besar. Komunitas plankton yang seimbang dan tidak didominasi satu spesies mengindikasikan kualitas perairan masih berada dalam kondisi yang belum mengalami gangguan signifikan akibat aktivitas pembuangan limbah.

 

Keywords: Komposisi jenis plankton; Indeks ekologi plankton; Kelimpahan plankton; Lapangan Senoro

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-05-26 10:51:47

No citation recorded.