BibTex Citation Data :
@article{BULOMA81553, author = {Moch Farid and Taryono Taryono and Bambang Widigdo and Fery Kurniawan}, title = {Pemetaan Mangrove Area Tergenang Menggunakan Google Earth Engine dan Random Forest}, journal = {Buletin Oseanografi Marina}, volume = {15}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Google Earth Engine; Mangrove; Pemetaan; Random Forest}, abstract = { Ekosistem mangrove memiliki peran strategis sebagai penyerap karbon, pelindung pantai dari abrasi, dan penyedia habitat bagi keanekaragaman hayati. Namun, pemetaan mangrove di area tergenang menghadapi tantangan serius akibat kompleksitas spektral yang tinggi. Penelitian ini bertujuan: (1) memetakan distribusi spasial mangrove di pesisir Brebes, Jawa Tengah, menggunakan algoritma Random Forest (RF) yang diimplementasikan pada platform Google Earth Engine (GEE) dengan 12 fitur spektral citra Sentinel-2A Level-2A; (2) mengevaluasi kinerja akurasi model dibandingkan pendekatan berbasis indeks tunggal; serta (3) mengidentifikasi variabel spektral paling berpengaruh dalam membedakan mangrove di area tergenang. Metode meliputi akuisisi citra periode Januari–September 2024, ekstraksi fitur spektral (6 band dan 6 indeks vegetasi), serta klasifikasi menggunakan 150 pohon keputusan. Hasil penelitian mengidentifikasi total sebaran mangrove seluas 1.023,28 ha, terbagi dalam kelompok hutan mangrove (531,87 ha) dan kelompok tambak berpola linier mengikuti pematang budidaya (491,41 ha). Validasi model menggunakan 237 titik uji menunjukkan akurasi sangat tinggi (Overall Accuracy 96,27%; Koefisien Kappa 0,925; F1-Score 0,962; User's Accuracy 96,64%), melampaui pendekatan indeks tunggal MVI sebesar 9,46%. Analisis variable importance mengungkapkan MMRI, B12 (SWIR2), dan NDVI sebagai fitur paling berpengaruh, menegaskan peran krusial indeks vegetasi-air gabungan dalam identifikasi mangrove di lingkungan jenuh air. }, issn = {2550-0015}, pages = {411--424} doi = {10.14710/buloma.v15i3.81553}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/buloma/article/view/81553} }
Refworks Citation Data :
Ekosistem mangrove memiliki peran strategis sebagai penyerap karbon, pelindung pantai dari abrasi, dan penyedia habitat bagi keanekaragaman hayati. Namun, pemetaan mangrove di area tergenang menghadapi tantangan serius akibat kompleksitas spektral yang tinggi. Penelitian ini bertujuan: (1) memetakan distribusi spasial mangrove di pesisir Brebes, Jawa Tengah, menggunakan algoritma Random Forest (RF) yang diimplementasikan pada platform Google Earth Engine (GEE) dengan 12 fitur spektral citra Sentinel-2A Level-2A; (2) mengevaluasi kinerja akurasi model dibandingkan pendekatan berbasis indeks tunggal; serta (3) mengidentifikasi variabel spektral paling berpengaruh dalam membedakan mangrove di area tergenang. Metode meliputi akuisisi citra periode Januari–September 2024, ekstraksi fitur spektral (6 band dan 6 indeks vegetasi), serta klasifikasi menggunakan 150 pohon keputusan. Hasil penelitian mengidentifikasi total sebaran mangrove seluas 1.023,28 ha, terbagi dalam kelompok hutan mangrove (531,87 ha) dan kelompok tambak berpola linier mengikuti pematang budidaya (491,41 ha). Validasi model menggunakan 237 titik uji menunjukkan akurasi sangat tinggi (Overall Accuracy 96,27%; Koefisien Kappa 0,925; F1-Score 0,962; User's Accuracy 96,64%), melampaui pendekatan indeks tunggal MVI sebesar 9,46%. Analisis variable importance mengungkapkan MMRI, B12 (SWIR2), dan NDVI sebagai fitur paling berpengaruh, menegaskan peran krusial indeks vegetasi-air gabungan dalam identifikasi mangrove di lingkungan jenuh air.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-28 12:06:03
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to BULOMA as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
BULOMA journal and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in BULOMA are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Buloma is published by Departement of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License