skip to main content

THE LEGAL POLICY OF CITIZENSHIP IN FULFILLING THE RIGHTS OF STATELESS PERSONS AS AN EFFORT TO FULFILL HUMAN RIGHTS IN INDONESIA

*Sekar Anggun Gading Pinilih  -  Faculty of Law, Universitas Diponegoro, Indonesia
Aditya Yuli Sulistyawan  -  Faculty of Law, Universitas Diponegoro, Indonesia
Irma Cahyaningtyas  -  Faculty of Law, Universitas Diponegoro, Indonesia
Adya Paramita Prabandari  -  Faculty of Law, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2022 Diponegoro Law Review under http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract
The issue of citizenship is one of the basic human needs, therefore citizenship status is a right for every citizen that is protected by law. The purpose of this study is to find out how the legal politics of Indonesia in the context of stateless person citizenship rights. This research is normative juridical research that uses a statute approach and a conceptual approach. Based on the results of the study, it was found that legal politics in the form of regulations regarding citizenship in Indonesia from time to time was sufficient to guarantee the rights of Indonesian citizens. However, the Indonesian Citizenship Law does not specifically regulate the stateless person. In addition, there is no policy regarding the granting of citizenship status to stateless persons, so many cases of stateless persons in Indonesia are detained by immigration authorities. Thus, the Indonesian government should emphasize its legal policy in order to optimize legal protection for stateless persons in Indonesia.
Fulltext View|Download
Keywords: Legal Policy; Citizenship; Rights of Stateless Persons; Human Rights

Article Metrics:

  1. Achiron, M. Nationality and Statelessness: Handbook for Parliamentarians. UN High Commissioner for Refugees (UNHCR), 2014
  2. Adolf, H. Aspek-Aspek Negara Dalam Hukum Internasional. Jakarta: Rajawali Pers, 1991
  3. Arief, S. A., and I. Kustiwa. “Pemberatan Syarat Dan Prosedur Terhadap Warga Negara Dalam Mendapatkan Kembali Kewarganegaraan Indonesia.” Jurnal Rechtsvinding 9, no. 3 (2020)
  4. Asshiddiqie, J. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara Vol. II. Jakarta: Sekretaris Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi, 2006
  5. Asshiddiqie, Jimly. “Kewarganegaraan: Konstruksi Hukum Indonesia.” Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, 2011
  6. Diamantina, A. “Politik Hukum Kewarganegaraan Indonesia Dalam Menjamin Hak Kewarganegaraan Perempuan.” Masalah-Masalah Hukum 43, no. 1 (2014): 17–22
  7. Ekatjahjana, W. “Masalah Kewarganegaraan Dan Tidak Berkewarganegaraan.” Jurnal Ilmu Hukum Inovatif 2, no. 3 (2010). https://online-journal.unja.ac.id/jimih/article/view/205
  8. Faizal, A. “Perlindungan Dan Pemenuhan Hak Stateless Person Eks Dan Keturunan Warga Negara Indonesia Atas Status Kewarganegaraan.” Jurist-Diction 3, no. 4 (2020)
  9. Guterres, A. “Melindungi Hak-Hak Orang-Orang Tanpa Kewarganegaraan Konvensi 1954 Tentang Status Orang-Orang Tanpa Kewarganegaraan.” Last modified 2017. Accessed December 13, 2021. https://www.unhcr.org/id/wp-content/uploads/sites/42/2017/05/Melindungi-Hak-Hak-Orang-Orang-tanpa-Kewarganegaraan-BAHASA-FINAL.pdf
  10. Haryomataram, K. Pengantar Hukum Humaniter. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2005
  11. Ibrahim, J. Teori & Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia Publishing, 2006
  12. Khalid, F., and B. Ardianto. “Stateless Person Dalam Tinjauan Hukum Nasional Dan Hukum Internasional Di Indonesia.” Uti Possidetis: Journal of International Law 1, no. 3 (2021)
  13. Latif, A., and H. Ali. Politik Hukum. Jakarta: Sinar Grafika, 2010
  14. Latif, Y. Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, Dan Aktualitas Pancasila. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2011
  15. Manan, B., and K. Magnar. Beberapa Masalah Hukum Tata Negara Indonesia. Bandung: Alumni, 1993
  16. Maulana, V. “Indonesia Beri Kewarganegaraan Pada 2.500 Warga Keturunan Di Filipina.” Sindo News, 2017. https://international.sindonews.com/read/1267074/40/indonesia-beri-kewarnegaraan-pada-2500-warga-keturunan-di-filipina-1513678530
  17. MD, Moh. Mahfud. Konstitusi Dan Hukum Dalam Kontroversi. Jakarta: Rajawali Pers, 2010
  18. ———. Politik Hukum Di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers, 2009
  19. ND, Mukti Fajar, and Y. Achmad. Dualisme Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010
  20. Pinilih, S. A. G. “Politik Hukum Kedudukan KPK Sebagai Lembaga Pemberantasan Korupsi Di Indonesia.” Jurnal Hukum Progresif 8, no. 1 (2020): 15–27
  21. Pradana, A. “Kehilangan Kewarganegaraan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia (Tinjauan Yuridis Terhadap Peristiwa Kewarganegaraan Arcandra Tahar Dan Gloria Natapradja Hamel).” Jurnal Idea Hukum 4, no. 1 (2018)
  22. Ruslan, I. “Pemikiran ‘Kontrak Sosial’ Jean Jacques Rousseau Dan Masa Depan Umat Beragama.” Al-Adyan 8, no. 2 (2013): 17–36. ejournal.radenintan.ac.id/index.php/alAdyan/article/view/583
  23. Sitabuana, T. H. “Penyelesaian Masalah Diskriminasi Etnis Cina, Studi Tentang Perkembangan Politik Hukum Di Bidang Kewarganegaraan Republik Indonesia.” Semarang, 2011
  24. Soedarto, S. Hukum Dan Hukum Pidana. Bandung: Alumni, 1981
  25. Soetoprawiro, K. Hukum Kewarganegaraan Dan Keimigrasian Indonesia. Jakarta: Gramedia, 1994
  26. Suantra, I. N. Buku Ajar Hukum Kewarganegaraan Dan Kependudukan. Denpasar: Fakultas Hukum Universitas Udayana, 2016
  27. Tim Peneliti Fakultas Hukum. “Konsep Hukum Perlindungan Dan Pemenuhan Hak Stateless Persons Sebagai Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia Di Indonesia.” Semarang, 2021
  28. U.S. Department of State. “Statelessness, Bureau of Population, Refugess, and Migration.” Accessed November 20, 2021. https://www.state.gov/other-policy-issues/statelessness/
  29. Wila, M. R. C. Konsepsi Hukum Dalam Pengaturan Dan Pengelolaan Wilayah Perbatasan Antar Negara. Bandung: Alumni, 2006
  30. Wulandari, E. “Perolehan Kembali Status Kewarganegaraan Yang Hilang Berdasarkan Undang-Undang Kewarganegaraan.” Yuridika 29, no. 3 (2014)

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.