skip to main content

Tiga Perempuan Pengusaha Batik: Kajian Peran Sosial Ekonomi Perempuan Pengusaha Batik di Kampung Batik Bubakan, Kelurahan Rejomulyo Semarang

*Silfa Amalia  -  Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Suyanto Suyanto  -  Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Eko Punto Hendro  -  Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2019 Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi under http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

 Abstrak

Partisipasi perempuan dalam pembangunan sangat diperlukan, baik dalam rumah tangga maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Keterlibatan wanita dalam kerja produktif akan menimbulkan perubahan sosial, karena salah satu wujud perubahan sosial adalah perubahan dalam kerja, khususnya untuk wanita di Jawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pendorong perempuan menjadi pengusaha batik, mengetahui peranan sosial ekonomi perempuan pengusaha batik, baik dalam kegiatan rumah tangga, masyarakat maupun kegiatan usaha batik, serta mengetahui proses pengambilan keputusan dan pengalokasian waktu para perempuan pengusaha batik. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kebutuhan dan prestasi dari David McClelland dan teori peran perempuan oleh Caroline O.N. Moser. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi partisipan dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan observasi (pengamatan), wawancara mendalam, dokumentasi, studi literatur dan triangulasi. Informan berjumlah tiga orang yang diperoleh dengan kriteria perempuan yang memiliki home industry/ usaha batik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa perempuan tidak hanya memainkan peranannya sebagai ibu rumah tangga, mereka juga banyak terlibat dalam kegiatan usaha dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dalam pengalokasian waktu diketahui beban kerja perempuan lebih panjang. Bahkan perempuan pengusaha batik memegang peranan sentral dalam hal pengambilan keputusan dalam perekonomian rumah tangga.


Abstract 

Women's participation in the development of household, social life, and country life is most needed. Women's involvement in productive work will lead to social change due to a kind of social change is change in the work, especially for women in Java. The aims of this study are to find out the supporting factors of women being Batik businesswomen, a socio-economic role of batik businesswomen in household, society, or business activity of Batik, the decision making process, and time allocation of Batik businesswomen. The theories of this study are needs and achievements theory of David Mc Clelland and role theory of Caroline O.N Moser. This study was conducted by using participant observation method and qualitative approach. The data collection techniques are observation, in-depth interview, documentation, literature study, and triangulation. The Informants are three women obtained by the criteria of women who have home industry or Batik industry. Based on this study can be concluded thatwomen are not only having a role in housewives but also they have involvement in a business activity or social. In allocating time it is known that women’s workload is longer. Even women batik entrepreneurs hold a central role in terms of decision making in the household economy.

Fulltext View|Download
Keywords: women socio-economic role; Batik entrepreneur; allocation time; decision-making

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.