skip to main content

KONSEP HUBUNGAN MANUSIA, ALAM DAN TUHAN PADA ALIRAN KEBATINAN “PERJALANAN”

*Titik Wulandari  -  Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Arido Laksono  -  Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Open Access Copyright 2022 Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi under http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract
Eksistensi manusia dapat dikatakan selalu terkait dengan berbagai fenomena dan norma-norma yang melingkupinya. Hal ini yang membuat manusia selalu mengolah kemampuan pikir dan batinnya untuk menemukan dimana eksistensinya berada. Artikel ini mencoba mengurai konsep hubungan manusia, alam dan Tuhan pada aliran kebatinan “Perjalanan” sebagai bentuk aktualisasi manusia dalam memaknai hidupnya, yang dalam hal ini tentu saja berhubungan erat dengan eksistensi manusia itu sendiri. Penelitian deskriptif kualitatif ini menunjukkan bahwa para penghayat yang tergabung dalam aliran kebatinan “Perjalanan” telah menyadari fungsi mereka sebagai manusia seutuhnya yang memiliki kewajiban untuk menata dunia dan seisinya
Fulltext View|Download
Keywords: Perjalanan; kebatinan; agama, aliran; penghayat

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.