PENENTUAN FAKTOR BERPENGARUH PADA EKSTRAKSI RIMPANG JAHE MENGGUNAKAN EXTRAKTOR BERPENGADUK

*Giovani Anggista -  Teknik Kimia, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ilyas Teguh Pangestu -  Teknik Kimia, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Dwi Handayani -  Teknik Kimia, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Indonesia
M. Endy Yulianto -  Teknik Kimia, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Septi Kusuma Astuti -  Teknik Kimia, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 25 Jul 2019; Accepted: 31 Oct 2019; Published: 31 Oct 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IN
Full Text:
Statistics: 30 52
Abstract

Giovani Anggista , Ilyas Teguh Pangestu, Dwi Handayani, M. Endy Yulianto, Septi Kusuma, in this paper explain that the main part of ginger used is rhizome. Processed ginger products that can be developed are ginger oleoresin which contains components of gingerol, shogaol, zingerone, resin and essential oils. Ginger oleoresin content ranges from 3.2 - 9.5%, while the content of gingerol in oleoresin is between 14-25% and shogaol between oleoresin. 2.8-7.0%. Considering the benefits of high-antioxidant ginger which functions as an anti-inflammatory and prevents tumor growth, it is necessary to extract the ginger rhizome. The purpose of this study was to determine the factors that most influence the extraction of gingerol from the ginger rhizome using a stirred extractor and relatively good conditions. Experiments were carried out with various solvents, pH and temperature. Solvents 4 liters and 8 liters, pH 4 and 6 and temperatures 60oC and 100oC. The Gingerol content is measured by a VIS spectrophotometer. The most influential factor in extraction of ginger was determined by experimental design 23. The analysis of the results showed that for extracting 500 grams of powdered ginger using water as a solvent, the most influential factor was pH, in this case, at pH 6 containing 4% ginger.

Keywords
Extraction; Ginger; Gingerol; Spectrophotometer; Temperature

Article Metrics:

  1. Banerjee, A., Dean Karlan, Jonathan Z., 2015. Enam Evaluasi Acak Kredit Mikro: Pendahuluan dan Langkah Selanjutnya. Volume 7, hal. 1-21
  2. Aruoma, OI, Spencer, JPE, Warren, D, Jenner, P, Butler, J dan Halliwell, B (1997) Karakterisasi antioksidan makanan, diilustrasikan menggunakan persiapan bawang putih dan jahe komersial. Kimia Pangan, 60, 149-156.
  3. Ramji, Divya., 2007. Isolasi Gingerol dan Shogaols dari Jahe dan Evaluasi Aktivitas Chemopreventive mereka pada Panggilan Kanker Prostat dan Efek Anti-Inflamasi pada 12-Otetradecanoyl-Phorbol-13-Acetate (TPA) -Induced Inflammation Ear Mouse. New Brunswick, New Jersey
  4. Onyenekwe, PC & Hashimoto, S. (1999). Komposisi minyak atsiri jahe Nigeria kering (Zingiber Officinale). Penelitian dan Teknologi Makanan Europcan., 209, 407-410.
  5. Williams, CA, Lamprecht, ED, 2008. Beberapa tumbuhan biasa memberi makan dan makanan fungsional lainnya dalam kuda nutrisi: ulasan.The Veterinary Journal Volume 178, hlm. 21-31.
  6. Vernin, G dan Parkanya, C (2004) Kimia jahe. Dalam Babu, K. (ed.), Jahe: Genus Zingiber. CRC Press, Boca Raton, FL, USA, hlm. 87-180.
  7. Agarwal, Walia S., Dhingra S., Khambay BP, 2001. Penghambatan pertumbuhan serangga, aktivitas antifeedant dan antijamur senyawa yang diisolasi / berasal dari rimpang Zingiber officinale Roscoe (jahe), Forum Teknik: 115-129.
  8. Hu, J., Guo, Z., Glasius, M. Kristensen, K., Xiao, L., Xu, X., 2011. Ekstraksi Cairan Jahe yang Bertekanan (Zingiber officinale Roscoe) dengan Bioetanol: Suatu Pendekatan yang Efisien dan Berkelanjutan. Jurnal Kromatografi A, Volume 1218 (34), hlm. 5765 - 5773
  9. Guenther, E., 1952. The Essential Oils Volume VI. D. Van Nostrand Company Inc., New York
  10. Balladin, D, Headley, O, Chang-Yen, I dan McGaw, D (1997) Ekstraksi dan evaluasi prinsip-prinsip pedas utama dari jahe India Barat yang dikeringkan dengan tenaga surya (Zingiber officinale ROSCOE ) rimpang. Energi terbarukan, 12, 125-130.
  11. Geankoplis, Christie J. 1993. Proses Transportasi dan Unit Operasi edisi ke-3. Prentice-Hall: New Jersey.
  12. Treybal, Robert E.1981.Operasi Transfer Massal, edisi ke-3, Mc Graw Hill, Inc, New York.
  13. Balladin, DA, Headley, O, Chang-Yen, I dan McGaw, DR (1998) Analisis kromatografi cair tekanan tinggi dari prinsip-prinsip pedas utama jahe India Barat yang dikeringkan dengan tenaga surya (Zingiber officinale Roscoe). Energi Terbarukan, 13, 531-536.
  14. Handayani, Dwi., Amalia, Rizka., Endy Yulianto. M., Hartati, Indah., Murni. 2018. Penentuan Faktor-Faktor Yang Berpengaruh selama Ekstraksi Enzimatik Minyak Jahe Menggunakan Enzim Sapi Rumen Terisolasi yang Tidak Bergerak. International Journal of Technology (2018) 3: 455-463.
  15. Sarip MS, Morad NA, Ali NAM, Yusof YAM, Yunus MAC, 2014. Kinetika ekstraksi senyawa bioaktif jahe obat menggunakan air tekan panas. Teknologi Pemisahan dan Pemurnian.
  16. Purnomo H., Jaya, F. dan Widjanarko SB, 2010. Pengaruh jenis dan waktu pemrosesan termal pada jahe (Zingiber officinale Roscoe) senyawa antioksidan rimpang dan kualitasnya. Jurnal Penelitian Pangan Internasional 17: 335-347.
  17. Yulianto ME, Kusumo P., Hartati I.,Wahyuningsih. 2017. Ekstraksi Air Subkritis Gingerol dari Zingiber Officinale. Jurnal Kimia Rasayan. Vol. 10. No. 1