Kajian Spektra Infra Merah dan UV Minyak Atsiri dari Umbi Teki (Cyperus Rotundus Linn.)

Murnah Murnah


Infra red and ultra violet spectra study of essential oils from tubber root (Cyperus Rotundus Linn.)

Background: Tubber roots (Cyperus rotundus Linn.) has long been known as Indonesian original drug for centuries and used widely by the people of Indonesia. However, until now only few research has been done on tuber roots based on its function as a traditional medicine. The essential oils within tubber roots is suspected has potential role for traditional medicine. The purpose of this study is to determine the profile of infrared and ultra violet (UV) spectra of the tubber.

Method: The research was a descriptive research. Extraction of essential oil from tubers puzzles using Soxhlet method with petroleum ether solvent. To get the best fraction analysis was carried out by column chromatography. All fractions were then separated by thin layer chromatography (TLC) and collected by extracting with chloroform. Chloroform extract was evaporated and dissolved in methanol and analyzed by infra red (IR) and UV spectrophotometer.

Result: The infrared spectra indicate that there was a volatile oil absorption characteristics of aromatic compounds and functional groups C=O and CH3. In addition, there was an absorption which showed the C-C binding, C-H, and C-CH. UV spectra showed that there were two peaks at a wavelength of 204 nm and 249 nm.

Conclusion: Infrared and UV spectra show that the structure of essential oils contained in the bulb puzzle has similarities with the structure of the compound a-cyperone.

Keywords: Tuber roots, essential oils, UV, infra-red, a-cyperone



Latar belakang: Umbi teki (Cyperus Rotundus Linn.) telah lama dikenal sebagai obat asli Indonesia sejak berabad-abad lamanya dan digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia. Namun demikian, hingga kini tidak banyak dilakukan penelitian mengenai umbi teki berdasarkan fungsinya sebagai obat-obatan tradisional. Dalam umbi teki diduga terdapat minyak atsiri yang fungsinya dapat mendukung umbi teki sebagai obat-obatan tradisional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil spektra infra merah dan
UV dari umbi teki.

Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Ekstraksi minyak atsiri dari umbi teki menggunakan metode Soxhlet dengan pelarut petroleum eter. Untuk mendapatkan fraksi terbaik dilakukan dengan kromatografi kolom. Semua fraksi yang diperoleh kemudian dipisahkan secara kromatografi lapis tipis (KLT) dan dikumpulkan dengan cara diektrasi dengan kloroform. Ekstrak kloroform ini diuapkan kemudian dilarutkan dalam metanol dan dianalisis dengan spektrofotometer IR dan UV.
Hasil: Spektra inframerah minyak atsiri menunjukkan bahwa terdapat serapan karakteristik dari senyawa aromatik dan gugus fungsi C=O dan CH3. Selain itu, terdapat serapan yang menunjukkan ikatan C–C, C–H, dan C–CH. Spektra UV menunjukkan bahwa terdapat dua puncak pada panjang gelombang 204 nm dan 249 nm.

Simpulan: Spektra infra merah dan UV menunjukkan bahwa struktur minyak atsiri yang terdapat dalam umbi teki memiliki kemiripan dengan struktur senyawa a-siperon.


Tuber roots, essential oils, UV, infra-red, a-cyperone

Full Text:



  • There are currently no refbacks.

Visitor Stat :
Media Medika Indonesiana Statistics