skip to main content

SISTEM TATA SUARA PADA BANDARA STUDI KASUS BANDARA AHMAD YANI SEMARANG

*Agung Dwiyanto  -  Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Perencanaan tata suara pada bangunan umum biasanya diaplikasikan sebagai sistim tanda bahaya, sistim informasi, yang ditempatkan pada ruangan-ruangan bangunan tersebut. Maka dari itu penempatan jaringan tatasuara harus sangat diperhatikan agar dapat berfungsi secara maksimal.

Tujuan paper ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem jaringan tata suara pada suatu bangunan didesain dan dirancang secara khusus sehingga daya dukung kinerja dapat se-optimal mungkin. Karena dalam merencanakan suatu bangunan atau gedung, utilitas bangunan menjadi hal yang mendasar, sehingga memerlukan perencanaan yang matang.

Secara umum system tata suara pada bandara ini dibagi menjadi dua bagian yaitu system tata suara internal kantor dan system tata suara bandara. System tata suara internal kantor adalah system tata suara yang sederhana. Pada system tata suara sederhana disini sumber suara langsung disalurkan melalui mikrophon dan diolah dalam amplifire kemudian disebarkan secara merata melalui  speaker yang berada di masing-masing ruangan. System tata suara ini digunakan untuk kebutuhan tata suara internal antar kantor departemen satu dengan yang lainnya sehingga informasi yang diterima oleh tiap kantor sama.

Sedangkan dalam system tata suara bandara menggunakan system central program yang memerlukan ruang tersendiri sebagai ruang control yang mengatur seluruh system tata suara pada bandara.

Kata Kunci : Tata Suara, Bandara, Utilitas

 

Fulltext View|Download

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.