Pengendalian Hayati Penyakit Hawar Daun Tanaman Kentang Dengan Agens Hayati Jamur-jamur Antagonis Isolat Lokal

DOI: https://doi.org/10.14710/bioma.10.2.51-57

Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Published:
Section: research article
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author
Penyakit hawar daun tanaman kentang atau yang oleh petani di Kedu, Wonosobo disebut Lodoh merupakan
penyakit yang paling serius di antara penyakit dan hama yang menyerang tanaman kentang di Indonesia. Penyakit
lodoh ini disebabkan oleh serangan jamur patogen ganas Phytophthora infestans yang dapat menurunkan produksi
kentang hingga 90% dari total produksi kentang dalam waktu yang amat singkat. Sampai saat ini kapang patogen
penyebab penyakit busuk batang dan daun tanaman kentang tersebut masih merupakan masalah krusial dan belum
ada fungisida yang benar-benar efektif terhadap penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan mengoleksi dan
mengidentifikasi jamur-jamur tanah isolat lokal yang bersifat antagonis terhadap patogen penyebab penyakit busuk
daun dan umbi tanaman kentang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab penyakit busuk daun dan umbi
tanaman kentang di daerah sentra pembibitan tanaman kentang di Kedu Temanggung Jawa Tengah adalah
Phytophthora infestans. Terdapat 17 isolat jamur isolat lokal yang dapat diisolasi dari tanah di sentra pembibitan
tanaman kentang tersebut. Dari 17 isolat jamur ini dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok isolat yang berbeda
morfologi koloninya. Pengamatan secara mikroskopis menunjukkan bahwa dari 4 kelompok jamur tanah tersebut
adalah dari marga Trichoderma spp, Aspergillus sp, Penicillium sp dan Phytophthora infestans.
  1. Susiana - Purwantisari 
    biologi, Indonesia
    Lab. Mikrobiogenetika Jurusan Biologi FMIPA Undip
  2. Rejeki Siti Ferniah 
    biologi, Indonesia
    Lab. Mikrobiogenetika Jurusan Biologi FMIPA Undip
  3. Budi - Raharjo 
    biologi, Indonesia
    Lab. Mikrobiogenetika Jurusan Biologi FMIPA Undip