skip to main content

Penilaian Variabilitas Pertumbuhan Propagul Mangrove Rhizophora apiculata pada Media Tanam yang Berbeda

*Eka Lisdayanti orcid scopus  -  Jurusan Sumber Daya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar, Indonesia
Kasman Arip  -  Jurusan Sumber Daya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar, Indonesia
Nurul Najmi  -  Jurusan Sumber Daya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar, Indonesia
Rahmawati Rahmawati orcid scopus  -  Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar, Indonesia
Agusriati Muliana  -  Jurusan Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Teuku Umar, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Buletin Oseanografi Marina under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Keberhasilan rehabilitasi mangrove sangat ditentukan oleh kualitas pertumbuhan awal bibit, yang dipengaruhi oleh komposisi media tanam. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi secara ekperimental pengaruh berbagai media tanam berbasis topsoil dan bahan organik terhadap pertumbuhan propagul Rhizophora apiculata. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu P1 (topsoil 100% sebagai kontrol), P2 (pupuk kandang sapi + topsoil 1:1), P3 (pupuk kandang kambing + topsoil 1:1), dan P4 (sekam padi + topsoil 1:1). Setiap perlakuan diulang sebanyak 20 kali sehingga total unit percobaan berjumlah 80 unit. Percobaan dilakukan selama 10 minggu dengan parameter kelangsungan hidup, pertambahan tinggi, dan diameter batang. Hasil menunjukkan tingkat kelangsungan hidup sangat tinggi (99,13) pada seluruh perlakuan. Pertambahan tinggi propagul pada P1-P4 berturut-turut sebesar 1,169 cm; 1,136 cm; 1,051 cm; dan 1,080 cm, tanpa perbedaan signifikan antar perlakuan (P = 0,939). Sebaliknya, pertambahan diameter batang menunjukkan perbedaan nyata (P < 0,005), dengan nilai tertinggi pada perlakuan pupuk kandang kambing + topsoil (0,059 cm). Temuan ini menegaskan bahwa meskipun variasi media tanam tidak berpengaruh signifikan terhadap pertambahan tinggi propagul, kombinasi bahan organik tertentu mampu meningkatkan kualitas morfometrik bibit, terutama melalui peningkatan diameter batang sebagai indikator pertumbuhan struktural. Hasil ini memberikan dasar ilmiah dalam pemilihan media pembibitan untuk meningkatkan keberhasilan rehabilitasi mangrove secara berkelanjutan

Keywords: Media tanam organik; Rehabilitasi mangrove; Rhizophora apiculata

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-06-02 21:17:04

No citation recorded.