BibTex Citation Data :
@article{BULOMA76611, author = {Nanda Karmila and Aji Akbar and Jumiati Jumiati}, title = {Apakah Upaya FOLU Net Sink Dapat Meningkatkan Valuasi Potensi Stok Karbon Ekosistem Mangrove?}, journal = {Buletin Oseanografi Marina}, volume = {15}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Mangrove; Stok Karbon; Valuasi Ekonomi; FOLU Net Sink 2030}, abstract = { Ekosistem mangrove memiliki peranan vital sebagai penyerap karbon alami terbesar di kawasan pesisir yang mendukung target mitigasi perubahan iklim global. Pengelolaan mangrove yang terintegrasi dalam kebijakan Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030, khususnya Rencana Operasional 12 (RO-12) mengenai rehabilitasi pesisir. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan luasan ekosistem mangrove secara spasial periode 2006 dan 2023, mengestimasi potensi simpanan stok karbon berdasarkan jenis mangrove, serta melakukan valuasi ekonomi karbon yang tersimpan. Penelitian menggunakan analisis data spasial untuk memetakan dinamika tutupan lahan periode 2006–2023. Perhitungan biomassa karbon menerapkan pendekatan rumus allometrik. Valuasi ekonomi dihitung menggunakan basis harga Social Cost of Carbon menurut Environmental Defense Fund sebesar 50 USD per ton karbon. Luas ekosistem mangrove mengalami kenaikan sebesar 11.064,84 hektar, meningkat dari 139.998,87 ha (2006) menjadi 151.063,71 ha (2023). Peningkatan luasan mangrove turut berdampak positif bagi lonjakan simpanan stok karbon dari 60.670 ton menjadi 70.302 ton, dengan wilayah Kubu Raya dan Ketapang sebagai kontributor utama. Valuasi ekonomi total dari jasa karbon ini berpotensi mencapai Rp 58 miliar pada tahun 2023. Hasil ini juga mengungkapkan bahwa program restorasi dan konservasi mangrove berkontribusi nyata dalam pencapaian target RO-12 FOLU NetSink 2030 serta memberikan nilai ekonomi operasional. }, issn = {2550-0015}, pages = {489--504} doi = {10.14710/buloma.v15i3.76611}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/buloma/article/view/76611} }
Refworks Citation Data :
Ekosistem mangrove memiliki peranan vital sebagai penyerap karbon alami terbesar di kawasan pesisir yang mendukung target mitigasi perubahan iklim global. Pengelolaan mangrove yang terintegrasi dalam kebijakan Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030, khususnya Rencana Operasional 12 (RO-12) mengenai rehabilitasi pesisir. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan luasan ekosistem mangrove secara spasial periode 2006 dan 2023, mengestimasi potensi simpanan stok karbon berdasarkan jenis mangrove, serta melakukan valuasi ekonomi karbon yang tersimpan. Penelitian menggunakan analisis data spasial untuk memetakan dinamika tutupan lahan periode 2006–2023. Perhitungan biomassa karbon menerapkan pendekatan rumus allometrik. Valuasi ekonomi dihitung menggunakan basis harga Social Cost of Carbon menurut Environmental Defense Fund sebesar 50 USD per ton karbon. Luas ekosistem mangrove mengalami kenaikan sebesar 11.064,84 hektar, meningkat dari 139.998,87 ha (2006) menjadi 151.063,71 ha (2023). Peningkatan luasan mangrove turut berdampak positif bagi lonjakan simpanan stok karbon dari 60.670 ton menjadi 70.302 ton, dengan wilayah Kubu Raya dan Ketapang sebagai kontributor utama. Valuasi ekonomi total dari jasa karbon ini berpotensi mencapai Rp 58 miliar pada tahun 2023. Hasil ini juga mengungkapkan bahwa program restorasi dan konservasi mangrove berkontribusi nyata dalam pencapaian target RO-12 FOLU NetSink 2030 serta memberikan nilai ekonomi operasional.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-06 18:18:48
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to BULOMA as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
BULOMA journal and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in BULOMA are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Buloma is published by Departement of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License