skip to main content

Estimasi Stok Karbon Biomassa Atas Permukaan pada Ekosistem Mangrove di Kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove Segarajaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi

Fis Purwangka  -  Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Dwi Putra Yuwandana  -  Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Farida Ratna Dewi  -  Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Awang Asmoro  -  PT PLN Nusantara Power, Indonesia
Muhammad Nur Iqbal  -  Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Muhammad Faishal Ashshiddiqi  -  Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Yosua Septiawan  -  Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
Agung Budi Pratama  -  Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
M Galur Gading  -  Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
*Daisy Rahma Rizal orcid  -  Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Buletin Oseanografi Marina under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim melalui kemampuan menyimpan karbon dalam biomassa dan sedimen. Namun, kawasan pesisir utara Jawa, termasuk wilayah Tarumajaya, menghadapi tekanan antropogenik tinggi serta keterbatasan data inventaris karbon pada ekosistem mangrove hasil restorasi. Penelitian ini bertujuan mengestimasi biomassa, stok karbon, dan simpanan ekuivalen karbon dioksida (CO₂) pada ekosistem mangrove di Kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (Jembatan Cinta), Desa Segarajaya, Kabupaten Bekasi. Pengambilan data dilakukan pada dua lokasi menggunakan metode transek dan plot contoh untuk mengukur kerapatan, tutupan, dan diameter batang (DBH), yang selanjutnya dianalisis menggunakan persamaan allometrik non-destruktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rhizophora mucronata merupakan spesies dominan dengan kerapatan sangat padat dan tutupan >75% di kedua lokasi. Biomassa mangrove mencapai 558,19 ton/ha pada Lokasi 1 dan 443,86 ton/ha pada Lokasi 2, dengan stok karbon masing-masing sebesar 256,75 ton C/ha dan 204,15 ton C/ha. Estimasi simpanan ekuivalen CO₂ mencapai 943,17 ton CO₂/ha pada Lokasi 1 dan 707,65 ton CO₂/ha pada Lokasi 2. Hasil ini menegaskan bahwa kawasan mangrove Jembatan Cinta memiliki kapasitas signifikan sebagai penyimpan karbon pada ekosistem restorasi dan berpotensi menjadi baseline dalam pengembangan skema karbon biru serta mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir.

 

Keywords: Biomassa; karbon biru; mangrove; restorasi ekosistem; stok karbon

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-10-06 17:39:53

No citation recorded.