BibTex Citation Data :
@article{BULOMA82557, author = {Lizalidiawati Lizalidiawati and Luchy Ade Apriliansy W. and Budi Harlianto and Irkhos Irkhos and Ella Warahma}, title = {Pemetaan Zona Rip Current di Kawasan Perairan Pantai Panjang Kota Bengkulu}, journal = {Buletin Oseanografi Marina}, volume = {15}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Pantai Panjang Kota Bengkulu; Rip Current; Kemiringan Pantai; Gelombang Pecah; Plunging}, abstract = { Pantai Panjang Kota Bengkulu menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak didatangi para wisatawan. Namun demikian, Pantai Panjang Kota Bengkulu sering dilaporkan mengalami kecelakaan laut, seperti wisatawan yang terbawa ombak hingga menjauh menuju ke arah tengah laut. Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat adanya arus balik ( rip current). Oleh karena itu penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi zona rip current di wilayah tersebut. Metode pengukuran langsung dan visualisasi foto drone digunakan dalam penelitian ini. Lokasi penelitian dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu terdiri dari zona 1 (Pantai Pasir Putih), zona 2 (Pantai Panjang), dan zona 3 (Pantai Malabero Marola). Data dianalisis menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, Pantai Panjang Kota Bengkulu termasuk kategori pantai landai dengan karakteristik gelombang yang relatif tinggi, dengan tipe gelombang yang dominan berupa plunging. Kecepatan arus yang membentuk rip current bervariasi antar zona, zona 1 rata-rata sebesar 0,18 m/s, zona 2 sebesar 0,22 m/s, dan zona 3 sebesar 0,25 m/s. Rip current dipengaruhi signifikan oleh kemiringan pantai (slope) . Zona 3 (Pantai Malabero Marola) memiliki kemungkinan paling besar untuk munculnya rip current kemudian diikuti oleh zona 2 dan zona 1. Secara keseluruhan, Rip current di Pantai Panjang Kota Bengkulu masuk dalam kategori tipe accretionary beach rip. }, issn = {2550-0015}, pages = {447--456} doi = {10.14710/buloma.v15i3.82557}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/buloma/article/view/82557} }
Refworks Citation Data :
Pantai Panjang Kota Bengkulu menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak didatangi para wisatawan. Namun demikian, Pantai Panjang Kota Bengkulu sering dilaporkan mengalami kecelakaan laut, seperti wisatawan yang terbawa ombak hingga menjauh menuju ke arah tengah laut. Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat adanya arus balik (rip current). Oleh karena itu penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi zona rip current di wilayah tersebut. Metode pengukuran langsung dan visualisasi foto drone digunakan dalam penelitian ini. Lokasi penelitian dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu terdiri dari zona 1 (Pantai Pasir Putih), zona 2 (Pantai Panjang), dan zona 3 (Pantai Malabero Marola). Data dianalisis menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, Pantai Panjang Kota Bengkulu termasuk kategori pantai landai dengan karakteristik gelombang yang relatif tinggi, dengan tipe gelombang yang dominan berupa plunging. Kecepatan arus yang membentuk rip current bervariasi antar zona, zona 1 rata-rata sebesar 0,18 m/s, zona 2 sebesar 0,22 m/s, dan zona 3 sebesar 0,25 m/s. Rip current dipengaruhi signifikan oleh kemiringan pantai (slope). Zona 3 (Pantai Malabero Marola) memiliki kemungkinan paling besar untuk munculnya rip current kemudian diikuti oleh zona 2 dan zona 1. Secara keseluruhan, Rip current di Pantai Panjang Kota Bengkulu masuk dalam kategori tipe accretionary beach rip.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-06 18:18:49
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to BULOMA as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
BULOMA journal and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in BULOMA are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Buloma is published by Departement of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License