skip to main content

Pemetaan Zona Rip Current di Kawasan Perairan Pantai Panjang Kota Bengkulu

*Lizalidiawati Lizalidiawati orcid scopus  -  Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia
Luchy Ade Apriliansy W.  -  Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia
Budi Harlianto  -  Program Studi Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia
Irkhos Irkhos  -  Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia
Ella Warahma  -  Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Buletin Oseanografi Marina under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Pantai Panjang Kota Bengkulu menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak didatangi para wisatawan. Namun demikian, Pantai Panjang Kota Bengkulu sering dilaporkan mengalami kecelakaan laut, seperti wisatawan yang terbawa ombak hingga menjauh menuju ke arah tengah laut. Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat adanya arus balik (rip current). Oleh karena itu penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi zona rip current di wilayah tersebut. Metode pengukuran langsung dan visualisasi foto drone digunakan dalam penelitian ini. Lokasi penelitian dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu terdiri dari zona 1 (Pantai Pasir Putih), zona 2 (Pantai Panjang), dan zona 3 (Pantai Malabero Marola). Data dianalisis menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, Pantai Panjang Kota Bengkulu termasuk kategori pantai landai dengan karakteristik gelombang yang relatif tinggi, dengan tipe gelombang yang dominan berupa plunging. Kecepatan arus yang membentuk rip current bervariasi antar zona, zona 1 rata-rata sebesar 0,18 m/s, zona 2 sebesar 0,22 m/s, dan zona 3 sebesar 0,25 m/s. Rip current dipengaruhi signifikan oleh kemiringan pantai (slope). Zona  3 (Pantai Malabero Marola) memiliki kemungkinan paling besar untuk munculnya rip current kemudian diikuti oleh zona 2 dan zona 1. Secara keseluruhan, Rip current di Pantai Panjang Kota Bengkulu masuk dalam kategori tipe accretionary beach rip.

Keywords: Pantai Panjang Kota Bengkulu; Rip Current; Kemiringan Pantai; Gelombang Pecah; Plunging

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-10-06 18:18:49

No citation recorded.