BibTex Citation Data :
@article{BULOMA83522, author = {Wike Putri and Jeni Meiyerani and Ryan Syekhan and Anjar Puteri Liana and Melki Melki and Rozirwan Rozirwan and Anna Ida Sunaryo Purwiyanto and Riris Aryawati and Gusti Diansyah}, title = {Kandungan Kadmium (Cd) dan Estimasi Batas Aman Konsumsi Udang Mantis (Harpiosquilla raphidea) dan Udang Jerbung (Penaeus merguensis) dari Kawasan Sungsang, Banyuasin, Sumatera Selatan}, journal = {Buletin Oseanografi Marina}, volume = {15}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Bioakumulasi; Kadmium; Keamanan pangan; Udang}, abstract = { Wilayah pesisir dengan aktivitas perikanan yang tinggi berpotensi terpapar pencemaran logam berat, seperti kadmium (Cd). Kontaminasi logam berat pada komoditas perikanan unggulan, khususnya udang, di wilayah pesisir Sungsang dapat terakumulasi ke dalam tubuh manusia melalui rantai makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsentrasi Cd beserta menentukan batas aman konsumsi untuk udang mantis ( Harpiosquilla raphidea ) dan udang jerbung ( Penaeus merguensis ) dari perairan Sungsang, Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling pada bulan Oktober 2025. Sampel diolah menggunakan metode destruksi kering mengacu pada SNI 2354.5:2011 dan diukur menggunakan teknik AAS graphite furnace pada metode analisis AAS ( Atomic Absorption Spectrophotometry ). Hasil menunjukkan rata-rata konsentrasi Cd pada udang mantis sebesar 0,0756 mg/kg, sedangkan pada udang jerbung sebesar 0,48 mg/kg. Konsentrasi Cd pada udang mantis masih berada di bawah baku mutu BPOM (2022) dan standar European Union (2006), sementara udang jerbung melampaui baku mutu nasional dan berada pada batas ambang standar Uni Eropa. Analisis risiko konsumsi menghasilkan nilai Maximum Weekly Intake (MWI) sebesar 0,406 mg/minggu. Nilai Maximum Tolerable Intake (MTI) dan Acceptable Daily Intake (ADI) pada udang jerbung lebih rendah dibandingkan udang mantis, menunjukkan batas aman konsumsi yang lebih terbatas. }, issn = {2550-0015}, pages = {457--465} doi = {10.14710/buloma.v15i3.83522}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/buloma/article/view/83522} }
Refworks Citation Data :
Wilayah pesisir dengan aktivitas perikanan yang tinggi berpotensi terpapar pencemaran logam berat, seperti kadmium (Cd). Kontaminasi logam berat pada komoditas perikanan unggulan, khususnya udang, di wilayah pesisir Sungsang dapat terakumulasi ke dalam tubuh manusia melalui rantai makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsentrasi Cd beserta menentukan batas aman konsumsi untuk udang mantis (Harpiosquilla raphidea) dan udang jerbung (Penaeus merguensis) dari perairan Sungsang, Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling pada bulan Oktober 2025. Sampel diolah menggunakan metode destruksi kering mengacu pada SNI 2354.5:2011 dan diukur menggunakan teknik AAS graphite furnace pada metode analisis AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Hasil menunjukkan rata-rata konsentrasi Cd pada udang mantis sebesar 0,0756 mg/kg, sedangkan pada udang jerbung sebesar 0,48 mg/kg. Konsentrasi Cd pada udang mantis masih berada di bawah baku mutu BPOM (2022) dan standar European Union (2006), sementara udang jerbung melampaui baku mutu nasional dan berada pada batas ambang standar Uni Eropa. Analisis risiko konsumsi menghasilkan nilai Maximum Weekly Intake (MWI) sebesar 0,406 mg/minggu. Nilai Maximum Tolerable Intake (MTI) dan Acceptable Daily Intake (ADI) pada udang jerbung lebih rendah dibandingkan udang mantis, menunjukkan batas aman konsumsi yang lebih terbatas.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-28 05:24:04
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to BULOMA as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
BULOMA journal and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in BULOMA are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Buloma is published by Departement of Oceanography, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License