PEMBUATAN BUKLET TRIBAHASA UNTUK PROMOSI PARIWISATA DI DESA WISATA KANDRI

*Siswo Harsono -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Atrinawati Atrinawati -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 10 Nov 2017.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 255 129
Abstract

ABSTRAK

 

Buklet tribahasa penting dibuat untuk media promosi pariwisata Desa Wisata Kandri di Semarang. Tiga bahasa yang dipilih untuk buklet tersebut adalah bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Bahasa Jawa dipilih karena ia merupakan bahasa asli masyarakat Kandri; bahasa Indonesia dipilih karena ia merupakan bahasa resmi nasional bangsa Indonesia; dan bahasa Inggris dipilih karena ia merupakan bahasa internasional. Penerapan tersebut berdasarkan teori penerjemahan tiga bahasa dari bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sebagai bahasa-bahasa sasaran. Buklet tribahasa dapat dibaca oleh wisatawan setempat, wisatawan domestik, dan wisatawan mancanegara. Dengan demikian, buklet tribahasa tersebut dapat mempertahankan bahasa Jawa sebagai bahasa asli masyarakat Kandri, serta mengembangkan promosi pariwisata secara nasional dengan menggunakan bahasa Indonesia dan secara intenasional dengan menggunakan bahasa Inggris. Dapat disimpulkan bahwa buklet tiga bahasa sangat efektif untuk dijadikan salah satu media promosi pariwisata.

Katakunci: Buklet tribahasa; penerjemahan tribahasa; media promosi pariwisata

 

ABSTRACT

 

Trilingual booklet is important to create as tourism promotion in Kandri tourism village in Semarang. Three languages chosen for the booklet are Javanese, Indonesian, and English. Javanese is chosen because it is the native language of Kandri people; Indonesian is chosen because it is an official language of Indonesian people; and English is chosen because it is an international language. This application based on the theory of trilingual translation from Javanese as source language into Indonesian and English as target languages, the trilingual booklet can be read by local, national, and international tourists. Trilingual booklet can maintain Javanese as the native language of Kandri people, and develop the tourism promotion nationally by using Indonesia and internationally by using English. It can be inferred that trilingual booklet is effective to be one of tourism promotion media.

Keywords: Trilingual booklet; trilingual translation; tourism promotion media

Article Metrics:

  1. REFERENSI
  2. “Beberapa Jenis Media Promosi”. Gema Pariwara. Tuesday, July 31, 2012. .
  3. Baker, Mona dan Saldanha, Gabriela. 2011. Routledge Encyclopedia of Translation Studies. 2ed. New York: Routledge.
  4. Dutton, Elisabeth, Hines, John dan Yeager, R.F., eds. 2010. John Gower Trilingual Poet: Language, Translation, and Tradition. Cambridge: D.S. Brewer.
  5. Hoffmann, Charlotte dan Ytsma, Jehannes, eds. 2004. Trilingualism in Family, School and Community. Toronto, Multilingual Matters, Ltd.
  6. Munday, Jeremy. 2008. Introducing Translation Studies. 2ed. New York: Routledge.
  7. Pennycook, Alastair. 2017. The Cultural Politics of English as an International Language. New York: Routledge.
  8. Venuti, Lawrence, ed. 2004. The Translation Studies Reader. New York: Routledge.
  9. Wendy S. Francis dan Gallard, Sabrina L.K. 2015. “Concept mediation in trilingual translation: Evidence from response time and repetition priming patterns”. Psychonomic Bulletin & Review, 12 (6), 1082-1088.