PEMBELAJARAN PENERJEMAHAN MELALUI FOLKLOR UNTUK PENGEMBANGAN PARIWISATA

*Siswo Harsono -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 17 Apr 2018; Published: 1 Aug 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: INDONESIA
Full Text:
Statistics: 208 94
Abstract

ABSTRAK

 

Pembelajaran penerjemahan melalui folklor penting untuk mengembangkan pariwisata setempat. Penelitian terapan ini dilakukan untuk mempelajari penerjemahan folklor Semarang untuk pengembangan pariwisata Semarang. Penelitian ini menggunakan metode belajar-mengajar dan menerjemahkan. Metode belajar-mengajar diterapkan untuk membuat desain pengajaran; dan metode penerjemahan diterapkan untuk membuat desain material. Subyek penelitian ini adalah siswa SMK Jayawisata, Semarang. Menerjemahkan folklor  Semarang ke dalam bahasa Inggris sangat penting untuk diterapkan dalam pembelajaran penerjemahan bagi para siswa untuk mengembangkan pariwisata Semarang. Pembelajaran penerjemahan melalui folklor juga sangat penting bagi para siswa untuk mengetahui warna lokal dari wisata folklor.

 

Kata kunci: folklor, pembelajaran, penerjemahan, pengembangan pariwisata

 

 

Abstract

Learning translation through folklore is important to develop local tourism. This applied research is done to learn the translation of Semarang folklore to develop Semarang tourism. This research uses teaching-learning and translating methods. Teaching-learning method is applied to make a course design; and translating method is applied to make a material design. The subjects of this research are the students of SMK Jayawisata, Semarang. Translating Semarang folklore into English is significant to apply in teaching-learning of translation for the students to develop Semarang tourism. Teaching-learning of translation through folklore is also significant for the students to know the local color of folklore tourism.

 

Keywords: Folklore, teaching-learning, translation, tourism development

Article Metrics:

  1. Asmarani, Ratna dan Atrinawati. (2017). Penulisan Media Promosi Wisata dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kota Semarang. Harmoni. Vol. 1 No. 1. Pp. 56-64.
  2. Halliday, M.A.K. (1992). Language Theory and Translation Practice. Rivista internazionale di tecnica della traduzione, 0: 15-25.
  3. Harsono, Siswo and Atrinawati. (2017). Pembuatan Buklet Tribahasa untuk Promosi Pariwisata di Desa Wisata Kandri. Harmoni. Vol. 1 No. 1. Pp. 42-49.
  4. Harsono, Siswo. (2009). Basic Translation. http://eprints.undip.ac.id/27608/1/0147-ba-fs-2009.pdf
  5. Harsono, Siswo. (2016). Cultural Engineering in Developing Tourism Villages in Indonesia. Culture Across Perspectives III: Cultural Engineering in Postmodern Era. Semarang: Proceeding International Seminar.
  6. Harsono, Siswo. (2017). Folklore Tourism in Jepara. Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistic Studies, 1(1), 1-7. Retrieved from https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/culturalistics/article/view/1657.