skip to main content

Konstruksi Sosial dan Representasi Nilai Budaya dalam Parikan Tari Topeng Lengger Wonosobo: Kajian Antropolinguistik

Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Diponegoro, Jl. Dr. Antonius Suroyo, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275, Indonesia

Received: 26 Jun 2026; Revised: 12 Oct 2026; Accepted: 21 Oct 2026; Published: 23 Oct 2026.
Open Access Copyright (c) 2026 Ifroh Alfi Asykariya under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi nilai-nilai budaya melalui satuan lingual dan konstruksi sosial dalam parikan Tari Topeng Lengger Alusan Wonosobo melalui kajian antropolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pada tahap pengumpulan data, digunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik rekam, serta metode cakap dengan teknik cakap semuka dan teknik pancing melalui wawancara mendalam bersama narasumber di Kabupaten Wonosobo. Pada tahap analisis data, digunakan metode padan referensial dengan teknik pilah unsur penentu (PUP) dan teknik hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP), serta metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL). Pada tahap penyajian hasil analisis, digunakan metode penyajian informal berupa pemaparan deskriptif menggunakan kata-kata biasa. Teori Landasan yang digunakan adalah teori antropolinguistik Alessandro Duranti yang tekanan kinerja, indeksikalitas, dan partisipasi, serta teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parikan merepresentasikan empat nilai budaya: hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sosialnya, hubungan manusia dengan alam, dan hubungan manusia dengan diri sendiri. Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui repetisi, asonansi, dan afiksasi yang bersifat persuasif. Dari perspektif konstruksi sosial, parikan menunjukkan identitas kolektif masyarakat Wonosobo sebagai komunitas keagamaan-sinkretis, membangun tatanan moral berbasis kejujuran dan pengabdian, serta merepresentasikan hubungan sosial yang menyeimbangkan hierarki, kesetaraan, dan solidaritas.Kata kunci: parikan; Topeng Lengger Alusan; antropolinguistik; konstruksi sosial; nilai budaya 
Fulltext Email colleagues
Keywords: humaniora;literature

Article Metrics:

  1. Abdul chaer. (2007). Linguistik Umum. Rineka cipta
  2. Akbar, S., Noviyanti, E., Khadijah, U. L. S., & Nugraha, A. (2019). Wisuda Lengger Giyanti Sebagai Daya Tarik Wisata Wisuda Lengger Giyanti As a Tourist Attraction in Wonosobo Regency. Tornare - Journal of Sustainable Tourism Research, 1(1), 22–30. https://journal.unpad.ac.id/tornare/article/view/25364
  3. Berger, Peter L., and T. L. (1990). The Social Contruction of Reality,(terj), Hasan Basri, Tafsir Sosial Atas kenyataan. LP3ES
  4. Djamaris, E. (1996). Nilai Budaya dalam Beberapa Karya Sastra Nusantara: Sastra Daerah di Kalimantan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
  5. Duranti, A. (1997). Linguistic Anthropology. Cambridge University Press
  6. Foley, william A. (1997). Anthropological Linguistic: An Introductuion. Blackwell
  7. Harimurti Kridalaksana. (2008). Kamus Linguistik. Gramedia Pustaka
  8. Koenjtaraningrat. (1994). Sejarah Teori Antropologi. UI Press
  9. Kurnianto, E. A. (2020). Kearifan Lokal Dalam Parikan Tari Topeng Lengger Wonosobo. UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa Dan Sastra, 16(1), 47. https://doi.org/10.26499/und.v16i1.2390
  10. Morgan, M. (2004). Speech community. Blackwell Publishing
  11. Mulyana, A., & Dwiningrum, S. I. A. (2024). Lengger Seni Tradisional Perekat Nilai-Nilai Sosial Budaya dan Upaya Pembelajarannya pada Masyarakat Wonosobo. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(1), 400–407. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i1.809
  12. Peber Gustina Hia. (2025). Analisis Nilai-Nilai Budaya dalam Lagu Kinanti – Dhat KKN di Desa Penari. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa Dan Sastra Inggris, 3(2), 117–122. https://doi.org/10.61132/fonologi.v3i2.1790
  13. Rendra Agusta &Agus Wuryanto. (2018). Parikan Topeng Lengger Wonosobo Notasi dan Filosofi (E. Gunawan, Ed.). Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo
  14. Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Sanata Dharma University Press
  15. Wuryanto, A. (2018). Tari Topeng Lengger Wonosobo (M. khristiana Dhewi, SE & M. Yosephine Maryati, Spd., Eds.). Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-10-23 12:20:59

No citation recorded.