Jurusan Sastra Indonesia, Universitas Diponegoro, Jl. Dr. Antonius Suroyo, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{HUMANIKA86117, author = {Ifroh Asykariya}, title = {Konstruksi Sosial dan Representasi Nilai Budaya dalam Parikan Tari Topeng Lengger Wonosobo: Kajian Antropolinguistik}, journal = {HUMANIKA}, volume = {33}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {humaniora;literature}, abstract = { Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi nilai-nilai budaya melalui satuan lingual dan konstruksi sosial dalam parikan Tari Topeng Lengger Alusan Wonosobo melalui kajian antropolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pada tahap pengumpulan data, digunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik rekam, serta metode cakap dengan teknik cakap semuka dan teknik pancing melalui wawancara mendalam bersama narasumber di Kabupaten Wonosobo. Pada tahap analisis data, digunakan metode padan referensial dengan teknik pilah unsur penentu (PUP) dan teknik hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP), serta metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL). Pada tahap penyajian hasil analisis, digunakan metode penyajian informal berupa pemaparan deskriptif menggunakan kata-kata biasa. Teori Landasan yang digunakan adalah teori antropolinguistik Alessandro Duranti yang tekanan kinerja, indeksikalitas, dan partisipasi, serta teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parikan merepresentasikan empat nilai budaya: hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sosialnya, hubungan manusia dengan alam, dan hubungan manusia dengan diri sendiri. Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui repetisi, asonansi, dan afiksasi yang bersifat persuasif. Dari perspektif konstruksi sosial, parikan menunjukkan identitas kolektif masyarakat Wonosobo sebagai komunitas keagamaan-sinkretis, membangun tatanan moral berbasis kejujuran dan pengabdian, serta merepresentasikan hubungan sosial yang menyeimbangkan hierarki, kesetaraan, dan solidaritas. Kata kunci: parikan; Topeng Lengger Alusan; antropolinguistik; konstruksi sosial; nilai budaya }, issn = {2502-5783}, doi = {10.14710/humanika.v33i2.86117}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/humanika/article/view/86117} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-23 12:20:59
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article shall be assigned to the author(s).
Humanika by http://ejournal.undip.ac.id/index.php/humanika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Faculty of Humanities, Diponegoro University
Prof. Soedarto, SH Street, Tembalang, Semarang, Central Java 50275, Indonesia
e-mail: widisusenoiriyanto@yahoo.co.id/ sarasdewiq@gmail.com