Properti Probiotik Isolat Bakteri Asam Laktat untuk Mengendalikan Pertumbuhan Vibrio alginolyticus pada Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus)

*Nursyirwani Nursyirwani -  Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau Kampus Bina Widya Sp.Panam Pekanbaru-Riau-Indonesia. Telp.0761-862620 E-mail: nursyirwani_adnan@yahoo.com, Indonesia
W. Asmara -  Program Studi Sain Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Indonesia
A.E.T.H. Wahyuni -  Program Studi Sain Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gajah Mada,, Indonesia
Triyanto Triyanto -  Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Indonesia
Received: 17 Feb 2012; Published: 17 Feb 2012.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 126 487
Abstract

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyeleksi isolat bakteri asam laktat (BAL) yang telah diisolasi dari ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) berdasarkan toleransi terhadap pH dan bile salts, patogenisitas dan kemampuannya menekan pertumbuhan Vibrio alginolyticus pada uji ko-kultur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua puluh isolat BAL yang telah diuji antagonismenya terhadap V. alginolyticus pada penelitian terdahulu, dapat hidup pada pH rendah 3 dan tumbuh pada konsentrasi bile salts 0,5% kecuali isolat KSBU 13D.  Semua isolat tidak patogen terhadap ikan Kerapu Macan setelah diinfeksi BAL pada konsentrasi 107 cfu/ml secara intraperitoneal (IP). Pada uji ko-kultur, dari 6 isolat BAL yang dipilih, tiga isolat (KSBU 12C, KSBU 5Da, KSBU 9) berturut-turut mampu menekan pertumbuhan V. alginolyticus, dan penambahan konsentrasi BAL terbaik adalah 107 cfu/ml.

Kata kunci: bakteri asam laktat, vibriosis,  patogenisitas, ko-kultur, kerapu macan

 

The research objective was to select lactic acid bacteria which previously isolated from Tiger Grouper (Epinephelus fuscoguttatus) based on pH and bile salts tolerances, pathogenicity test and ability to decrease the growth of Vibrio alginolyticus in co-culture test. The result shows that twenty isolates which had also been examined their antagonisms against V. alginolyticus previously, were able to survive relatively low pH  values 3 and able to survive at high bile salts concentrations 0.5% except KSBU 13D isolate.  All isolates were nonpathogenic to Tiger Grouper after being intraperitoneally infected with the lactic acid bacteria at concentration 107 cfu/ml. In co-culture test, V. alginolyticus was reduced significantly by three isolates (KSBU 12C, KSBU 5Da, KSBU 9) from 6 isolates selected, and the best additional bacterial concentration was  107 cfu/ml.

Key words: lactic acid bacteria,  vibriosis,  pathogenicity,  kerapu macan

Article Metrics: