Department of Chemistry, Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang No. 5, Kota Malang, Indonesia, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JIL67728, author = {Andri Hermawan}, title = {Optimasi Penggunaan Nutrisi Brown Sugar, Urea, dan Gliserol pada Produksi Enzim Pektinase dari Limbah Padat Kelapa Sawit Melalui Proses Fermentasi}, journal = {Jurnal Ilmu Lingkungan}, volume = {23}, number = {6}, year = {2025}, keywords = {Limbah Padat Kelapa Sawit; Fermentasi; Pemurnian Enzim; Dialisis; Aktivitas Enzim; Aktivitas Spesifik Enzim}, abstract = { Enzim pektinase merupakan enzim yang bekerja untuk memecah polimer pektin menjadi fragmen sederhana melalui beberapa tahapan proses yang berlangsung yaitu proses hidrolisis. Limbah padat kelapa sawit seperti tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan serabut kelapa sawit (SKS) diketahui mampu memproduksi enzim pektinase dengan bantuan konsorsium mikroba atau mikroorganisme yang terkandung di dalamnya seperti Bacillus spp, Pseudomonas spp, Aspergillus spp, Penicillium spp, Saccharomyces spp, dan Lactobacillus spp dengan adanya penambahan nutrisi yang berfungsi sebagai sumber energi, sumber karbon, dan sumber nitrogen. Kandungan pektin yang diketahui dalam limbah padat kelapa sawit cukup tinggi, sehingga berpotensi untuk dapat digunakan sebagai substrat dalam produksi enzim pektinase. Produksi enzim pektinase pada penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu fermentasi untuk mendegradasi atau menghidrolisis pektin menjadi pektinase, purifikasi atau pemurnian parsial dengan fraksinasi amonium sulfat ((NH 4 ) 2 SO 4 ) pada tingkat kejenuhan 100%, proses dialisis, pengukuran aktivitas enzim dan aktivitas spesifik enzim. Pektinase akan terpresipitasi oleh amonium sulfat ((NH 4 ) 2 SO 4 )dan kemudian dilakukan pemurnian lebih lanjut dengan proses dialisis untuk menghilangkan garam amonium sulfat. Aktivitas enzim tertinggi diperoleh pada sampel tandan kosong kelapa sawit (TKKS) nutrisi urea sebesar 0,213 U/ml sedangkan pada serabut kelapa sawit (SKS) nutrisi urea sebesar 0,369 U/ml. Aktivitas spesifik enzim pektinase tertinggi berada pada sampel tandan kosong kelapa sawit (TKKS) nutrisi gula merah sebesar 1,343 U/mg sedangkan pada serabut kelapa sawit (SKS) berada pada nutrisi gula merah sebesar 1,983 U/mg. Oleh karena itu, nutrisi gula merah pada sampel tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan serabut kelapa sawit (SKS) menghasilkan enzim pektinase yang lebih murni daripada dua nutrisi lainnya yang digunakan. }, pages = {1464--1473} doi = {10.14710/jil.23.6.1464-1473}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/67728} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-01-01 01:43:16
View My Stats
JURNAL ILMU LINGKUNGAN ISSN:1829-8907 by Graduate Program of Environmental Studies, School of Postgraduate Studies is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. Based on a work at www.undip.ac.id.