Peran Kombinasi Cahaya Monokromatik Dalam Menstimulasi Pertumbuhan dan Matang Kelamin Puyuh (Coturnix coturnix japonica L.)

*Kasiyati Kasiyati  -  Lab. BSF Hewan, Jurusan Biologi, FSM, Undip, Tembalang, Semarang, Indonesia
Hirawati Muliani  -  Lab. BSF Hewan, Jurusan Biologi, FSM, Undip, Tembalang, Semarang, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Statistics: 520 757
Abstract

Salah satu faktor eksternal yang terlibat dalam pertumbuhan dan masak kelamin puyuh adalah cahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah menstimulasi pertumbuhan dan matang kelamin puyuh dengan memanfaatkan kombinasi  cahaya monokromatik sebagai penerangan tambahan pada malam hari. Puyuh yang dipakai pada penelitian ini adalah sembilan puluh delapan  DOQ Coturnix coturnix japonica berjenis kelamin betina. Puyuh percobaan  diaklimasi selama 2 minggu dalam kandang kolektif dan 1 minggu dalam kandang sangkar (batere). Pemberian cahaya tambahan berupa cahaya monokromatik dan kombinasi cahaya monokromatik dilakukan pada puyuh umur empat minggu. Sejumlah sembilan puluh delapan ekor puyuh betina dibagi ke dalam tujuh  kelompok percobaan dan masing-masing kelompok terdiri atas empat belas ekor puyuh. Pemberian cahaya monokromatik dan kombinasi cahaya monokromatik dapat meningkatkan bobot tubuh, pertambahan bobot tubuh, bobot karkas, menurunkan konsumsi pakan dan konversi pakan. Umur masak kelamin tercepat dicapai oleh puyuh yang menerima cahaya monokromatik hijau, dan kombinasi cahaya hijau-biru, dan merah-hijau.  Bobot telur yang dihasilkan masih dalam kisaran normal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah cahaya monokromatik warna merah yang dikombinasikan dengan cahaya monokromatik warna hijau dapat memacu pertumbuhan dan umur matang kelamin dalam kisaran normal.

 

Kata kunci: kombinasi cahaya monokromatik, DOQ, bobot karkas, matang kelamin

Article Metrics: