PENENTUAN PRODUCTION LOT SIZES DAN TRANSFER BATCH SIZES DENGAN PENDEKATAN MULTISTAGE

*Purnawan Adi W -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto Tembalang Semarang 50239 Telp (024)7460052, Indonesia
Singgih Saptadi -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto Tembalang Semarang 50239 Telp (024)7460052, Indonesia
Mellina Ratna Y -  Industrial Engineering Departement Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto Tembalang Semarang 50239 Telp (024)7460052, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 237 120
Abstract

Pengendalian dan perawatan inventori merupakan suatu permasalahan yang sering dihadapi seluruh organisasi dalam berbagai sektor ekonomi. Salah satu tantangan yang yang harus dihadapi dalam pengendalian inventori adalah bagaimana menentukan ukuran lot yang optimal pada suatu sistem produksi dengan berbagai tipe. Analisis batch produksi (production lot) dengan pendekatan hybrid simulasi analitik merupakan salah satu penelitian mengenai ukuran lot optimal. Penelitian tersebut menggunakan pendekatan sistem singlestage dimana tidak adanya hubungan antar proses di setiap stage atau dengan kata lain, proses yang satu independen terhadap proses yang lain. Dengan menggunakan objek penelitian yang sama dengan objek penelitian diatas, penelitian ini kemudian mengangkat permasalahan penentuan ukuran production lot dengan pendekatan multistage. Pertama, dengan menggunakan data-data yang sama dengan penelitian sebelumnya ditentukan ukuran production lot yang optimal dengan metode programa linier. Selanjutnya ukuran production lot digunakan sebegai input simulasi untuk menentukan ukuran transfer batch. Rata-rata panjang antrian dan waktu tunggu menjadi ukuran performansi yang digunakan sebagai acuan penentuan ukuran transfer batch dari beberapa alternatif ukuran yang ada. Pada penelitian ini, ukuran production lot yang dihasilkan sama besarnya dengan demand tiap periode. Sedangkan untuk ukuran transfer batch, hasil penentuan dengan menggunakan simulasi kemudian dimplementasikan ke dalam model. Hasilnya adalah adanya penurunan inventori yang terjadi sebesar 76,35% untuk produk connector dan 50,59% untuk produk box connector dari inventori yang dihasilkan dengan pendekatan singlestage.

Kata kunci : multistage, production lot, transfer batch

 

 

Abstract

 

Inventory maintenance and inventory control is a problem that often faced by all organization in many economic sectors. One of challenges that must be faced in inventory control is how to determine the optimal lot size in a system of production with several types. Analysis of production batch (production lot) using hybrid analytic simulation is one kind of research about optimal lot size. That research uses single-stage system approach where there are not relationships between processes in every stage or in other word; one process is independent to other process. Using the same research object with one before, this research then take up problem how to determine production lot size with multi-stage approach. First, determining optimal production lot size by linear program using the same data with previous research. Then, production lot size is used as simulation input to determine transfer batch size. Average of queue length and waiting time as performance measurement are used as reference in determining transfer batch size from several alternatives.In this research, it shows that production lot size is same with demand each period. Determination result of transfer batch size by using simulation then implemented on model. The result is descent of inventory of connector product at 76.35% and 50.59% for box connector product, as compared to inventory using single-stage approach.

Keywords : multistage, production lot, transfer batch

Article Metrics: