POLTEKKES KEMENKES SEMARANG, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JKLI79826, author = {Nuryanto Nuryanto and Teguh Widiyanto and Suparmin Suparmin}, title = {Pengaruh Tingkat Risiko Sanitasi Depot dan Lama Penyimpanan Terhadap Kadar Nitrit dan Nitrat Pada Air Minum Isi Ulang}, journal = {Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia}, volume = {25}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Nitrit, Nitrat, AMIU, Risiko Sanitasi, Lama Penyimpanan}, abstract = { Latar Belakang: Kadar nitrit dan nitrat pada Air Minum Isi Ulang (AMIU) di atas ambang batas yang dipersyaratkan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama methemoglobinemia . Pengawasan risiko sanitasi depot dan praktik penyimpanan perlu mendapatkan perhatian, karena berpotensi memengaruhi kadar nitrit dan nitrat pada AMIU. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh tingkat risiko sanitasi depot dan lama penyimpanan terhadap kadar nitrit dan nitrat pada AMIU. Metode: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan design One-Shot Case Study . Populasi dalam penelitian ini adalah air minum pada Depot AMIU yang beroperasi di Kecamatan Baturraden, yaitu berjumlah 31 Depot. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian air minum yang diambil pada Depot AMIU yang terpilih meliputi depot dengan risiko sanitasi rendah, sedang dan tinggi. Pengambilan sampel air minum dilakukan pada outlet di unit depot AMIU. Pengambilan sampel sebanyak 3 galon berukuran 19 liter pada setiap kriteria tingkat sanitasi depot. Pemeriksaan kadar nitrit dan nitrat pada sampel air minum dilakukan di Laboratorium Daerah Kabupaten Banyumas. Analisis data menggunakan uji statistik two way anova . Data disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil: Hasil pemeriksaan sampel AMIU menunjukkan bahwa nitrit dan nitrat memenuhi persyaratan Permenkes RI No, 2 tahun 2023 tentang kesehatan lingkungan. Terdapat pengaruh tingkat risiko sanitasi depot dan lama penyimpanan terhadap kadar nitrit dan nitrat AMIU ( p-value ≤ 0,05). Tingkat risiko sanitasi dasar dan lama penyimpanan berinteraksi dalam memengaruhi kadar nitrit dan nitrat pada AMIU ( p-value ≤ 0,05). Tingkat risiko sanitasi depot yang tinggi dan semakin lama penyimpanan AMIU dapat meningkatkan kadar nitrit dan nitrat pada AMIU. Simpulan: Tingkat risiko sanitasi dan lama penyimpanan tidak hanya berpengaruh secara terpisah, tetapi juga berinteraksi dalam memengaruhi kadar nitrit dan nitrat pada AMIU. ABSTRACT Title : The effect of Depot Sanitation Risk Level and Storage Duration on Nitrite and Nitrate Concentrations in Refillable Drinking Water Background: Nitrite and nitrate levels in Refillable Drinking Water (RDW) that exceed the permissible limits may increase the risk of adverse health effects, particularly methemoglobinemia. Monitoring sanitation risk levels of drinking water depots and storage practices is importan because these factors maf affect nitrite and nitrate levels in RDW. The study aimed to analyze the effect of depot sanitation risk levels and storage time on nitrite and nitrate levels in RDW. Methods: This type of research is pre-experimental using a One-Shot Case Study design. The population in this study is drinking water at the RDW Depot operating in Baturraden District, totaling 31 Depots. The sample in this study is some of the drinking water taken at the selected RDW Depots, including depots with low, medium and high sanitation risks. Drinking water sampling was carried out at the outlet at the RDW depot unit. Sampling of 3 gallons of 19 liters at each criterion of the depot sanitation level. Nitrite and nitrate levels in the drinking water samples were analyzed at the Banyumas Regency Regional Laboratory. Data analysis used a two-way anova statistical test. The data were presented in tables and narrative descriptions. Results: The results of the RDW sample examination show that nitrites and nitrates meet the requirements of the Indonesian Minister of Health Regulation No. 2 of 2023 concerning environmental health. Depot sanitation risk levels and storage time significantly affected nitrite and nitrate levels in RDW (p ≤ 0.05). . The level of basic sanitation risk and storage time interacted in influencing nitrite and nitrate levels in the RDW (p-value ≤ 0.05). The high level of depot sanitation risk and the longer the RDW is stored can increase the nitrite and nitrate levels in the RDW. Conclusion: The level of sanitation risk and storage time are not only affected separately, but also interact in influencing nitrite and nitrate levels in RDW. }, issn = {2502-7085}, pages = {292--300} doi = {10.14710/jkli.79826}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/79826} }
Refworks Citation Data :
Latar Belakang: Kadar nitrit dan nitrat pada Air Minum Isi Ulang (AMIU) di atas ambang batas yang dipersyaratkan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama methemoglobinemia. Pengawasan risiko sanitasi depot dan praktik penyimpanan perlu mendapatkan perhatian, karena berpotensi memengaruhi kadar nitrit dan nitrat pada AMIU. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh tingkat risiko sanitasi depot dan lama penyimpanan terhadap kadar nitrit dan nitrat pada AMIU.
Metode: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan design One-Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah air minum pada Depot AMIU yang beroperasi di Kecamatan Baturraden, yaitu berjumlah 31 Depot. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian air minum yang diambil pada Depot AMIU yang terpilih meliputi depot dengan risiko sanitasi rendah, sedang dan tinggi. Pengambilan sampel air minum dilakukan pada outlet di unit depot AMIU. Pengambilan sampel sebanyak 3 galon berukuran 19 liter pada setiap kriteria tingkat sanitasi depot. Pemeriksaan kadar nitrit dan nitrat pada sampel air minum dilakukan di Laboratorium Daerah Kabupaten Banyumas. Analisis data menggunakan uji statistik two way anova. Data disajikan dalam bentuk tabel dan narasi.
Hasil: Hasil pemeriksaan sampel AMIU menunjukkan bahwa nitrit dan nitrat memenuhi persyaratan Permenkes RI No, 2 tahun 2023 tentang kesehatan lingkungan. Terdapat pengaruh tingkat risiko sanitasi depot dan lama penyimpanan terhadap kadar nitrit dan nitrat AMIU (p-value ≤ 0,05). Tingkat risiko sanitasi dasar dan lama penyimpanan berinteraksi dalam memengaruhi kadar nitrit dan nitrat pada AMIU (p-value ≤ 0,05). Tingkat risiko sanitasi depot yang tinggi dan semakin lama penyimpanan AMIU dapat meningkatkan kadar nitrit dan nitrat pada AMIU.
ABSTRACT
Title : The effect of Depot Sanitation Risk Level and Storage Duration on Nitrite and Nitrate Concentrations in Refillable Drinking Water
Background: Nitrite and nitrate levels in Refillable Drinking Water (RDW) that exceed the permissible limits may increase the risk of adverse health effects, particularly methemoglobinemia. Monitoring sanitation risk levels of drinking water depots and storage practices is importan because these factors maf affect nitrite and nitrate levels in RDW. The study aimed to analyze the effect of depot sanitation risk levels and storage time on nitrite and nitrate levels in RDW.
Methods: This type of research is pre-experimental using a One-Shot Case Study design. The population in this study is drinking water at the RDW Depot operating in Baturraden District, totaling 31 Depots. The sample in this study is some of the drinking water taken at the selected RDW Depots, including depots with low, medium and high sanitation risks. Drinking water sampling was carried out at the outlet at the RDW depot unit. Sampling of 3 gallons of 19 liters at each criterion of the depot sanitation level. Nitrite and nitrate levels in the drinking water samples were analyzed at the Banyumas Regency Regional Laboratory. Data analysis used a two-way anova statistical test. The data were presented in tables and narrative descriptions.
Results: The results of the RDW sample examination show that nitrites and nitrates meet the requirements of the Indonesian Minister of Health Regulation No. 2 of 2023 concerning environmental health. Depot sanitation risk levels and storage time significantly affected nitrite and nitrate levels in RDW (p ≤ 0.05).. The level of basic sanitation risk and storage time interacted in influencing nitrite and nitrate levels in the RDW (p-value ≤ 0.05). The high level of depot sanitation risk and the longer the RDW is stored can increase the nitrite and nitrate levels in the RDW.
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-16 11:40:55
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia (JKLI, p-ISSN: 1412-4939, e-ISSN:2502-7085) and Master Program of Environmental Health, Diponegoro University as the publisher of the journal. Copyright encompasses the rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
JKLI journal and Master Program of Environmental Health, Diponegoro University, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the JKLI journal are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.The Copyright Transfer Form can be downloaded here: [Copyright Transfer Form JKLI journal] The copyright form should be signed originally and send to the Editorial Office in the form of original mail or scanned document to jkli@live.undip.ac.id.
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia (e-ISSN: 2502-7085, p-ISSN: 1412-4939) is published by Master of Environmental Health, Faculty of Public Health, Universitas Diponegoro under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats