Studi Pengamanan Login Pada Sistem Informasi Akademik Menggunakan Otentifikasi One Time Password Berbasisis SMS dengan Hash MD5

*Kartika Imam Santoso  -  STMIK Bina Patria, Indonesia
Eko Sediyono  -  UKSW, Indonesia
Suhartono Suhartono  -  , Indonesia
Published: 16 Apr 2013.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Pengamanan login untuk mengakses Sistem Informasi Akademik berbasis WEB, berupa pengamanan menggunakan OTP
(One Time Password) yang di bangkitkan dengan Hash MD5 yang menghasilkan sebuah kode lewat SMS untuk otentikasi.
Aplikasi OTP menggunakan masukan untuk hash MD5 dari tabel mahasiswa yang diambil adalah field NIM, No telp, dan
waktu akses. Hasil dari fungsi hash tersebut menghasilkan 32 digit bilangan hexadesimal, kemudian mengganti dengan
angka bila ditemukan huruf di dalamnya. Selanjutnya diambil enam digit dari bilangan tersebut. Enam angka tersebut yang
dikirimkan sebagai OTP dengan layanan aplikasi Gammu berupa SMS dan juga disimpan dalam tabel. OTP yang dikirimkan
kepada pengguna akan dicocokkan dengan yang tersimpan dalam tabel untuk mengecek validitasnya. Apabila cocok antara
OTP yang dikirimkan dengan yang tersimpan dalam tabel, maka pengguna baru bisa mengakses Sistem Informasi Akademik
(SIAKAD). OTP yang dihasilkan adalah untuk otentifikasi pengamanan akun pengguna SIAKAD setelah Login dengan
memasukkan username dan password. Waktu aktif untuk pengamanan login dengan OTP berbasis SMS selama tiga menit,
pembatasan tersebut adalah untuk mempersempit waktu hacker untuk menyadap dan menyusup. Selain itu juga sesuai dengan
uji coba yang telah dilakukan dengan beberapa layanan operator selular di Indonesia
Kata kunci : Sistem Informasi Akademik; Login, Hash MD5; One Time Password; SMS; Gammu

Article Metrics:

Last update: 2021-03-03 14:17:31

No citation recorded.

Last update: 2021-03-03 14:17:32

  1. Authentication system and method for improving security login without typing password

    Darmawan I.. International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology, 10 (2), 2020. doi: 10.18517/ijaseit.10.2.11034