PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DAN PANTAI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS DAN EFISIENSI DI SENTRA INDUSTRI KAPAL KAYU DI KABUPATEN BATANG

*Ari Wibawa Budi Santosa  -  Jurusan Teknik Perkapalan,, Indonesia
Bambang Sri Waluyo  -  Jurusan D3 Teknik Perkapalan,, Indonesia
Sri Pujiyanto  -  Jurusan Biologi, , Indonesia
Sri Rahayu Tri Astuti  -  Jurusan Manjemen, , Indonesia
Published: 6 Jan 2016.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Proses  pembuatan  kapal  di Galangan Kapal Kayu CV Laksana Abadi Batang    masih menggunakan cara tradisional, saat ini mengalami kesulitan untuk memenuhi  jumlah pesanan yang banyak. Program KKN-PPM ini untuk membantu para pengrajin kapal kayu tradisional di Batang  melalui  menerapkan teknologi  yang  lebih modern melalui penggunaan aplikasi software perkapalan seperti Delfship dan Maxsurf. dengan menggunakan software tersebut diharapkan pengrajin kayu tradisional mampu mempercepat proses produksi dari 120 hari/ kapal menjadi 90 hari/kapal dan juga kapal kayu yang dibuat akan lebih bagus. Dalam program KKN-PPM ini mahasiswa juga harus mengenalkan pada masyarakat pesisir di Batang  tentang  kebersihan  lingkungan.  Produsen  dan  Pengrajin  kapal  kayu tradisional diberikan penyuluhan K3LH, menjaga kebersihan lingkungan dari limbah buang kapal yang dapat mencemari laut sekitar. Oleh karena itu, akan diterapkan pada setiap kapal kayu yang akan dibuat teknologi tepat guna OWS (oil  water  Separator).  Dengan  menerapkan  teknologi  tepat  guna  OWS, penanaman mangroove diharapkan dapat meminimalisir pencemaran laut karena limbah buang kapal kayu.

Keywords: Galangan; Lingkungan; Pesisir; Mangroove; Produksi

Article Metrics:

Last update: 2021-05-16 10:22:21

No citation recorded.

Last update: 2021-05-16 10:22:21

No citation recorded.