Analisa Pengaruh Pengelasan TIG Dan MIG Terhadap Kekuatan Tarik Dan Bending Pada Sambungan Pelat Alumunium 5083

*Muhammad Hafid Huda -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sarjito Jokosisworo -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Hartono Yudo -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 2 Feb 2017.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 1266 2300
Abstract

Proses pengelasan yang di lakukan pada material aluminium 5083 yang banyak di gunakan pada industri perkapalan yang khususnya digunakan pada bagian konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas) dan MIG (Metal Iert Gas). Pengelasan ini dilakukan pada aluminium 5083 dengan jenis pengelasan TIG dan MIG dan jenis sambungan pengelasan single v butt joint 60o, dengan kekuatan arus sama yakni 200 A. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada pengujian tarik tingkat kekuatan pengelasan TIG lebih baik dan lebih optimal dibandingkan dengan pengelasan MIG. Pada pengujian bending jenis pengelasan MIG lebih baik dibandingkan dengan jenis pengelasan TIG. Pada arus yang sama yaitu 200 A memberikan kekuatan tarik yang lebih optimal dan lebih baik pada jenis pengelasan TIG. Sedangkan untuk pengujian bending dengan perlakuan yang sama menghasilkan tegangan lentur yang lebih tinggi pada pengelasan MIG dibandingkan dengan pengelasan TIG.

 

Keywords
Aluminium 5083; GTAW; GMAW; Kekuatan Tarik; Kekuatan Bending; Ketebalan Berbeda

Article Metrics:

  1. Hartono Y, Mulyanto I P . 2008. Pengaruh Penggunaan Gas Pelindung Argon Grade A dan Grade C Terhadap Kekuatan Tarik Lasan Sambungan Butt Pada Material Kapal Aluminium 5083. Universitas Diponegoro
  2. Wiryosumarto,H dan Okumura,Thoshie. 2000. Teknologi Pengelasan Logam, Jakarta :PT. Pradnya Paramita.
  3. Aljufri, 2008. Variasi Sudut Kampuh V Tunggal dan Kuat Arus Pada Sambungan Logam Aluminium-Mg 5083 Terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan TIG. Universitas Sumatra Utara.
  4. Jones D (n.d) .2015.Pengertian Pengelasan.Retrievedfrom:http://www.pengelasan.com/2014/06/pengertianpengelasanadalah.html(Accessed: 01 September 2015)
  5. AWS D 1.2. 2004. Structural Welding Code - Aluminium. Florida: American Welding Society.
  6. Fadhila, Reza. 2014. Buku Pengujian Bahan1.Retrievedfrom:https://sites.google.com/site/bukupengujianbahan1/referens. (Accessed: 01 September 2015)
  7. ASTM E8/E8M-09. 2009. Standard Specification for Aluminum and Aluminum-Alloy Sheet and Plate. USA.
  8. Red Cedar Technology. 2009. Optimization of an Armored Plate for Light Armored Vehicles Subjected to Blast Loading.
  9. ASTM D290. 2009. Standard Specification for Aluminum and Aluminum-Alloy Sheet and Plate. USA.
  10. Setiaji, R. 2009. Pengujian Tarik. Retrieved from:http://www.scribd.com/doc/21704287/pengujian-tarik(Accessed: 01 September 2015