Rancang Bangun Kapal Klasik Untuk Ekowisata di Perairan Terbatas

Sunardi Sunardi -  Universitas Brawijaya Malang, Indonesia
*Abu Bakar Sambah -  Universitas Brawijaya Malang, Indonesia
sukandar sukandar -  universitas brawijaya malang, Indonesia
eko sulkhani -  universitas brawijaya malang, Indonesia
Agus Tumulyadi -  Universitas Brawijaya, Indonesia
Received: 18 Oct 2018; Published: 5 Dec 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 392 246
Abstract
Perkembangan ekowisata bahari mengalami kemajuan yang sangat pesat selama beberapa tahun terakhir dan memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat pesisir dan nelayan. Kebutuhan sarana transportasi berupa kapal wisata untuk menunjang kegiatan wisata bahari masih sangat besar dan sangat berpotensi untuk ditingkatkan. Kapal wisata untuk kebutuhan wisata yang ada saat ini adalah kapal nelayan yang masih terkesan kurang menarik dan tidak dilengkapai dengan sarana keselamatan ataupun akomodasi yang memadahi. Penelitian ini mencoba untuk mengembangkan desain kapal kayu klasik yang sesuai untuk wisata di perairan terbatas dengan penumpang sampai dengan 5 penumpang. Penelitian ini menerapkan pendekatan perbandingan dengan kapal pembanding sebagai sebagai pengujian desainnya, serta menerapkan parametric design, yaitu  suatu metode yang digunakan untuk mengotimalkan desain suatu kapal dengan mempertimbangkan semua variabel seperti ukuran kapal, kecepatan kapal, kemampuan mesin dan power mesin yang dibutuhkan untuk menggerakkan kapal. Batasan desain yang digunakan adalah kapal harus dapat diproduksi oleh galangan kapal tradisional dengan biaya produksi yang murah. Hasil penelitian ini menghasilkan desain kapan serta fisik kapal klasik secara utuh dengan materail kayu dan mampu melaju dengan kecepatan 5 knot dengan menggunakan mesin 4HP (Horse Power). Hasil desain dan uji coba berlayar terhadap kapal yang dibuat menunjukkan stabilitas yang sangat bagus untuk beroperasi di perairan bebas
Keywords
Rancang bangun, kapal klasik, ekowisata

Article Metrics:

  1. D. Utama, and W. D. Aryawan, “Perancangan Integrated Tug-Barge (ITB) Pengangkut CNG (Compressed Natural Gas) yang Sesuai Untuk Perairan Sembakung-Nunukan” Jurnal Teknik POMITS, vol. 1 (1) 2013.
  2. A. Gudmundsson, Safety practices related to small fishing vessel stability (No. 517). Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), 2009.
  3. A. Munazid, Studi Parametric Hullform Design dalam Kaitan dengan Kerakteristik Seakeeping dan Tahanan Kapal. Tugas Akhir, Pasca Sarjana Jurusan Teknik Sistem Perkapalan, Fakultas Teknologi Kelautan-Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, 2010.
  4. M. A, Rajab, A. Fahruddin dan I. Setyobudiandi, “Daya dukung perairan Pulau Liukang Loe untuk aktivitas ekowisata bahari”. DEPIK Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan, vol. 2(3), 2013.
  5. K. Khotimah dan H. Hasanudin, H., “Desain Kapal untuk Wisata Rute Bangsring-Pulau Menjangan–Pulau Tabuhan”. Jurnal Teknik Institut Teknologi 10 Nopember, vol. 5(2), 2017.
  6. W. Amiruddin, I. Setiyanto dan E. S. Hadi, “Analisis Profitabilitas Peralihan Usaha Penangkapan Ikan Menjadi Usaha Persewaan Kapal wisata Bahari di Kepulauan Karimunjawa”. Kapal, vol. 7(1), pp.42-51, 2010.
  7. A. H. Pane, S. Samuel dan W. Amiruddin, “Analisa Teknis Dan Ekonomis Kapal KMP. Sapta Pesona Untuk Jalur Pelayaran Pantai Bandengan–Pulau Panjang Jepara Yang Mengalami Perubahan Fungsi”. Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 2(1), 2014.
  8. P. Manik, P, S. Jokosisworo dan B. A Laksana, “Pra Perancangan Kapal Pariwisata di Green Canyon Pangandaran”. Kapal, vol. 11(2), pp.77-84, 2014.
  9. B. H. Susilo dan P. T. Esha, “Mengamati Keselamatan Penumpang Angkutan Sungai dan Danau”. Jurnal Teknik Sipil, vol. 10(1), 2014.
  10. E. Nelly, Simulasi Tahanan Gerak dan tenaga Efektif pada Kapal Payang, Kapal Pancing Mili-Mili dan Kapal Rawa Cucut. Penerbit IPB (Institut Pertanian Bogor), 1999.