Analisa Intact Stability dan Damage Stability pada Kapal Ro-Ro Ukuran Besar di Perairan Indonesia Berdasarkan IS CODE 2008

*M. Fikry Rizaldo -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Deddy Chrismianto -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Parlindungan Manik -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 13 May 2019; Published: 7 Aug 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 130 124
Abstract
Kapal penumpang feri Ro-Ro merupakan moda transportasi yang cukup efisien dan efektif. Karena bisa mengangkut manusia, kendaraan, dan muatan secara bersamaan. Akan tetapi kapal jenis ini masih banyak memiliki kekurangan berupa kondisi kapal feri Ro-Ro yang saat ini beroperasi di indonesia, di mana kebanyakan geladak kendaraan tidak kedap air karena banyaknya bukaan yang ada di sekeliling kapal sehingga apabila dihitung stabilitasnya baik intact maupun damage akan berpengaruh dalam memenuhi kriteria sesuai ketentuan IMO. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah menggunakan software komputasi numerik  yaitu maxsurf. Kriteria yang digunakan dalam analisa stabilitas intact dan damage menggunakan IS CODE 2008 MSC.267(85) Code on intacts stability Part B For Passengers dan SOLAS 2009 Chapter II-1 Resolution MSC.281 (85) (based on the probabilistic concept). Hasil  analisa intact stability untuk kapal Ro-Ro 1000 GT (61.30 m), dan 5000 GT (109.40 m) telah memenuhi kriteria pada 3 kondisi dengan max GZ melebihi dari 250. Analisa damage stability yang menggunakan konsep problabilistik dengan perhitungan indek subdivisi R (required subdivision index), dan A (attained subdivison index), di mana nilai indeks A harus lebih besar atau sama dengan nilai indeks R (A≥R). Nilai indeks R dipengaruhi oleh jumlah penumpang kapal dan panjang ls, sedangkan nilai indeks A dipengaruhi oleh faktor pi dan si. Hasil perhitungan pada kedua kapal yaitu, kapal Ro-Ro 1000 GT dengan indek R = 0,69405 dan indek A= 0,7207, dan kapal Ro-Ro 5000 GT dengan indek R = 0,71449 dan indek A = 0,8679. Hasil Problabilistic Damage Stability untuk kedua kapal telah memenuhi kriteria (A ≥ R).
Keywords
Stabilitas; Intact stability; Damage stability; Kapal Ro-Ro; IS CODE 2008

Article Metrics:

  1. M. Zaky, “Analisa Keselamatan Kapal Feri Ro-Ro Ditinjau Dari Damge Stability”, Jurusan Teknik Produksi Material, Institut Teknologi Sepuluh Nopember: Surabaya, 2012.
  2. K. Emin, Mehmet Atlar, Atilla Incecik. "An experimental study of motion behaviour with an intact and damaged Ro-Ro ship model". Faculty of Naval Architecture and Ocean Engineering, Istanbul, Technical University,Turkey .2003.
  3. A. Papanikolaou, K. Bitha, E. Eliopoulou, and N. P. Ventikos, “Statistical analysis of ship accidents occurred in the period 1990-2012 and assessment of safety level of ship types,” in Proceedings of the Maritime Technology and Engineering Conference (MARTECH), 2014, pp. 227–233..
  4. KNKT, "Data investigasi kecelakaan pelayaran tahun 2010 – 2016.2016
  5. Scheltema, RF de Here, “Bouyancy and Stability of Ship”, George G. Harrap & Co Ltd, London, 1969 Machinery Instalation,Vol.III,” 2016.
  6. Muzdalifah, Lily. 2016. "Analisa Keselamatan Kapal Ferry Ro-Ro Ditinjau Dari Damage Stability Probabilistik”. S1 Teknik Perkapalan UNDIP Semarang.
  7. Hasanudin, I K.A.P Utama, J.H. Chen 2017. "Application Side Casing on Open Deck RoRo to Improve Ship Stability". Department of Naval Architecture and Shipbuilding Engineering, ITS, Surabaya-Indonesia.
  8. IMO, “Code on intact stability for all type of ships covered by IMO instruments,” Resolution MSC.267(85). 2008
  9. IMO SOLAS Chapter II-1 Resolution MSC.281(85), “ Subdivision and damage stability regulation”, Edition 2009. 2009
  10. D.G.M. Watson, “Practical Ship Design”, Chapter 4. weight base-design, Elsevier, Amsterdam, 1998
  11. H. J. Koelman and J. Pinkster,
  12. “Rationalizing the practic eof probabilistic damage stability calculations,” Int. Shipbuild. Prog., vol. 50, no. 3, pp. 239– 253, 2003.