KAJIAN PENGEMBANGAN KAPAL WISATA BERBASIS ENERGI ALTERNATIF: KOMBINASI LAYAR DAN PANEL SURYA

*Dedi Budi Purwanto -  Teknik Perkapalan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia
IKAP Utama -  Teknik Perkapalan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 329 1857
Abstract

Potensi energi alternatif yaitu angin dan matahari dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk membantu energi kapal wisata di Madura. Desain lambung yang digunakan adalah tipe monohull dan katamaran pada displasemen yang sama sebesar 6 ton, didapatkan besaran hambatan dengan menggunakan analisa numerik CFD yang diperlukan untuk menghitung kebutuhan daya terhadap kecepatan relatif  kapal.

Penyelidikan secara numerik dimulai dengan Pre-processing yang meliputi pembuatan geometri benda, dan meshing. tahap pemilihan solver yang meliputi pemilihan boundary-condition, pemilihan model laminar maupun turbulensi aliran, pemilihan jenis fluida dan struktur, dan pemilihan solving-equation bertujuan untuk mendapatkan data gaya-gaya hidrodinamika dan efeknya terhadap lambung kapal maupun layar pada saat menerima aliran fluida.

Gaya yang dihasilkan oleh layar dengan bentuk segitiga dengan ukuran lebar sebesar 3 meter dan tinggi sebesar  4 meter, sebesar  0.812 kN. Luasan panel surya yang tersedia untuk kapal monohull sebesar 24m2 mampu memberikan konstribusi power sebesar 3.42 kW, sedangkan untuk tipe katamaran sebesar 54m2 mampu memberikan konstribusi power sebesar 7.7 kW.

Kapal monohull dengan L = 12 m, B = 2.4 m, T = 1 m, menggunakan layar dan panel surya memberikan konstribusi kecepatan kapal sebesar 6 knot, sedangkan untuk kapal katamaran dengan ukuran utama L = 12 m , B = 6 m, T = 0.55 m, menggunakan layar dan panel surya memberikan konstribusi kecepatan kapal sebesar 8 knot.

Keywords
monohull; katamaran; CFD; power; kecepatan

Article Metrics: