skip to main content

STUDI PENGALAMAN SENSASI RUANG ARSITEKTUR VIRTUAL STUDI KASUS : MUSEUM PENDIDIKAN SURABAYA

STUDI SENSASI RUANG PADA MEDIA TUR VIRTUAL MUSEUM PENDIDIKAN SURABAYA

*Bramasta Putra Redyantanu orcid publons  -  Department of Architecture, Petra Christian University, Indonesia
Rully Damayanti orcid scopus publons  -  Department of Architecture, Petra Christian University, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Kondisi pandemi corona membuat sebagian besar dari kita beradaptasi dengan kebiasaan baru. Keterbatasan untuk menuju berbagai tempat wisata secara fisik, membuat alternatif objek wisata bermunculan. Salah satunya adalah wisata virtual, sebuah media digital yang diatur sedemikian rupa agar dapat memberikan pengalaman maupun sensasi akan sebuah ruang wisata. Salah satu objek yang paling banyak dikonversi ke dalam media digital adalah museum. Media yang digunakan juga beragam, tidak hanya sebatas foto foto tidak bergerak, namun ada video, bahkan tur virtual yang interaktif. Tur interaktif ini dinavigasikan oleh perangkat digital, sehingga pengunjung bisa merasakan sensasi ruang berjalan jalan layaknya berada pada bangunan fisik. Studi ini ingin mempelajari apakah tur virtual bisa menggantikan keseluruhan sensasi indera manusia, walaupun sebenarnya yang dominan adalah indera penglihatan. Ada anggapan bahwa sensasi kadang terbentuk dari memori dan persepsi yang sudah dimiliki oleh masing masing orang sebelumnya, tidak hanya sebatas rangsangan langsung pada masing masing indera.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Copyright Files
Copyright file
Subject Copyright Files
Type Copyright Files
  Download (294KB)    Indexing metadata
Keywords: Sensasi Ruang; Arsitektur Virtual; Arsitektur Digital

Article Metrics:

  1. Augustin, S., Frankel, N., & Coleman, C. (2009). Place Advantage: Applied Psychology for Interior Architecture. Wiley. https://books.google.co.id/books?id=hoRooqUJwVsC
  2. Brown, A., & Green, T. (2016). Virtual Reality: Low-Cost Tools and Resources for the Classroom. TechTrends, 60. https://doi.org/10.1007/s11528-016-0102-z
  3. Champion, E. (2018). Norberg-Schulz: Culture, Presence and a Sense of Virtual Place. The Phenomenology of Real and Virtual Places, ., Wilken, 142–163
  4. Choi, I., Ofek, E., Benko, H., Sinclair, M., & Holz, C. (2018). CLAW: A Multifunctional Handheld Haptic Controller for Grasping, Touching, and Triggering in Virtual Reality. 1–13. https://doi.org/10.1145/3173574.3174228
  5. Daud, F. R., Tulenan, V., & Najoan, X. B. N. (2016). Virtual Tour Panorama 360 Derajat Kampus Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal Teknik Informatika, 8(1). https://doi.org/10.35793/jti.8.1.2016.13173
  6. Dinh, H. Q., Walker, N., Hodges, L. F., Song, C., & Kobayashi, A. (1999). Evaluating the importance of multi-sensory input on memory and the sense of presence in virtual environments. Proceedings - Virtual Reality Annual International Symposium, April, 222–228. https://doi.org/10.1109/vr.1999.756955
  7. Dio, D., Safriadi, N., & Sukamto, A. S. (2019). Rancang Bangun Aplikasi Virtual Tour Lokasi Rekreasi dan Hiburan Keluarga di Pontianak. Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi (JUSTIN), 7(1), 1. https://doi.org/10.26418/justin.v7i1.27384
  8. Harada, T., Hideyoshi, Y., & Jean, C. (2018). MULTI-SENSORY TRANSFORMATION APPROACH. 2221–2228
  9. Hartati, A., & Sutanto, A. (2019). Pengalaman Ruang Melalui Lima Indera. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 1(1), 497. https://doi.org/10.24912/stupa.v1i1.3807
  10. Kalebos, F. (2016). Faktor Faktor Yang ….. ( Kalebos) 489. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajem, 4, 489–502
  11. Malcolm, E. (2018). The Phenomenology of Real and Virtual Places. The Phenomenology of Real and Virtual Places. https://doi.org/10.4324/9781315106267
  12. Mortara, M., Catalano, C. E., Bellotti, F., Fiucci, G., Houry-Panchetti, M., & Petridis, P. (2014). Learning cultural heritage by serious games. Journal of Cultural Heritage, 15(3), 318–325. https://doi.org/10.1016/j.culher.2013.04.004
  13. Muhammad, R., Mutiarin, D., Damanik, J., Pemerintahan, M. I., & Yogyakarta, U. M. (2021). VIRTUAL TOURISM SEBAGAI ALTERNATIF WISATA SAAT. 4(1), 53–60
  14. Nugraha, Y. (2011). Enhancing the National Identity through Historic Buildings Conservation using VR Technology
  15. Pagano, A., Pietroni, E., & Cerato, I. (2017). User Experience Evaluation of Immersive Virtual Contexts: the Case of the Virtual Museum of the Tiber Valley Project. EDULEARN17 Proceedings, 1, 3373–3384. https://doi.org/10.21125/edulearn.2017.1735
  16. Rasmussen, S. E., Wendt, E. M., & of Technology (Cambridge, M. . (1964). Experiencing Architecture. M.I.T. Press. https://books.google.co.id/books?id=pZ50MeEQRAoC
  17. Rastati, R. (2020). Virtual Tour: Tourism in the Time of Corona. 510(Icosaps), 489–494. https://doi.org/10.2991/assehr.k.201219.074
  18. Relph, E. (2019). The Inconspicuous Familiarity of Landscape. The Phenomenology of Real and Virtual Places, 12–23. https://doi.org/10.4324/9781315106267-2
  19. Riesa, R. M., & Haries, A. (2020). Virtual Tourism Dalam Literature Review. Jurnal Pariwisata Bunda, 01(1), 1–6. https://ejournal.akparbundapadang.ac.id/index.php/jurnal-pariwisata-bunda/article/view/22
  20. Rodaway, P. (1994). Sensuous Geographies: Body, Sense, and Place. Routledge. https://books.google.co.id/books?id=N-bw705gul4C
  21. Saunders, C., Rutkowski, A. F., Van Genuchten, M., Vogel, D., & Orrego, J. M. (2011). Virtual space and place: Theory and test. MIS Quarterly: Management Information Systems, 35(4), 1079–1098. https://doi.org/10.2307/41409974
  22. Sihite, B., Samopa, F., & Sani, N. A. (2013). Pembuatan Aplikasi 3D Viewer Mobile dengan Menggunakan Teknologi Virtual Reality (Studi Kasus: Perobekan Bendera Belanda di Hotel Majapahit). Teknik Pomits, 2(2), 397–400
  23. Specht, J. (2014). Architectural Tourism: Building for Urban Travel Destinations. Springer Fachmedien Wiesbaden. https://books.google.co.id/books?id=MUgrBAAAQBAJ
  24. Spence, C. (2020). Senses of place: architectural design for the multisensory mind. Cognitive Research: Principles and Implications, 5(1). https://doi.org/10.1186/s41235-020-00243-4
  25. Suhendar, A., & Fernando, A. (2016). Aplikasi Virtual tour Berbasis Multimedia. ProTekInfo, 3(1), 30–35
  26. Syahrial, Z., & Suparman, A. (2017). International journal of multicultural and multireligious understanding virtual museum: A learning material of Indonesia national history. 51–60
  27. Valentina, F., & Handjojo. (2013). Perancangan Dan Implementasi Aplikasi Content Management System Dengan Format Virtual Online Tour. 1(2), 1–6
  28. Waraney, S. P. F., Tulenan, V., & Sinsuw, A. A. E. (2017). Pengembangan Virtual Tour Potensi Wisata Baru Di Sulawesi Utara Menggunakan Teknologi Video 360 Derajat. Jurnal Teknik Informatika, 12(1), 1–8. https://doi.org/10.35793/jti.12.1.2017.17786

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.