Dampak Pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain Pada Kawasan Perbatasan RI-RDTL Di Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur

*John Ronald Benyamin Bara Lay  -  Sekretariat Daerah Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia
Hadi Wahyono scopus  -  Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Received: 25 Mar 2018; Published: 5 Jun 2018.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 757 748
Abstract
Kabupaten Belu merupakan salah satu kabupaten di Provinsi NTT yang berbatasan darat langsung dengan Negara RDTL sepanjang 126 KM dan terdapat 2 pintu resmi sebagai pintu gerbang di perbatasan RI-RDTL yaitu Motaain dan Turiskain. Terbukanya akses PLBN secara formal dan pengembangan PLBN Motaain yang didukung dengan konektivitas dan aksesbilitas yang semakin baik ke kawasan perbatasan berdampak terhadap meningkatnya kegiatan perdagangan di sekitar kawasan tersebut. Dengan melihat kondisi ini, perlu dilakukan penelitian untuk mengkaji dampak pengembangan PLBN Motaain ini terhadap kegiatan perdagangan. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat nonnumerik atau data tidak dalam bentuk angka. Adapun sifat yang digunakan dalam metode ini berupa deskriptif dan merupakan uraian-uraian yang menjelaskan keadaan dilapangan. Model penelitian yang dipilih adalah studi kasus dengan bentuk intrinsic yang bertujuan untuk memahami secara lebih baik dan mendalam tentang suatu kasus tertentu. Hasil kajian dari kondisi perdagangan di kawasan perbatasan Motaain sebelum dan sesudah serta dampak pengembangan PLBN Motaain terhadap kegiatan perdagangan, disimpulkan bahwa terjadi perubahan pada kegiatan perdagangan di kawasan perbatasan Motaain yang berkaitan dengan pelaku perdagangan, alur perdagangan, jenis dan jumlah fasilitas perdagangan yang berdampak juga pada biaya perdagangan, intensitas kegiatan perdagangan, pendapatan perkapita dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dalam skala mikro, mezo dan makro.
Keywords
Kawasan perbatasan; Dampak pengembangan PLBN; Kegiatan perdagangan

Article Metrics:

  1. Ahmad, N. A. et al. 2015.The Impact of Infrastructure on Trade in Malaysia : Faculty of Business and Entreprenuership Universiti Malaysia Kelantan, Malaysia : Journal of Entrepreneurship and Business, E-ISSN: 2289-8298, http://fkp.umk.edu.my/journal/index.html,Vol. 3, Issue 2, pp. 42 – 49, December, 2015.
  2. Anderson, J. & van Wincoop, E. (2004). Trade Costs. Journal of Economic Literature, 42(3): 691- 751.
  3. Bufon, M. 2011. Cross-Border Policies and Spatial and Social Integration : Between Challenges and Problem :International Journal of European Spatial Research and Policy, 10.2478/v10105-011-0011-2.
  4. Creswell, J. W and Clark V. L. P. 2007. Designing and Conducting Mixed Methods Research. Sage Publications.
  5. ,2007. Qualitative Inquiry and Reseacrh Design Choosing
  6. Among Fove Traditions. Second Edition. Thousand Oaks, California: SAGE Publications.
  7. ,2009. Reseacrh Design and Mixed Methods Approaches.Third Edition. Thousand Oaks, California: SAGE Publications.
  8. Giddens, A. 1985. The Nation-state and Violence. Vol. 2 of Contemporary History of Historical Materialism. Cambridge: Polity Press.
  9. Guo, R. 2005. Cross Border Resource Management, Theory and Practice :The Final ReportFourth Individual Research Grant East Asian Development Network (EADN), Amsterdam : Elsevier.
  10. Miles, M.B. and Huberman, A.M. 1992. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Tentang Metode-Metode Baru. Terjemahan Tjetjep Rohendi R.. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
  11. Prud’homme, R.2005. Infrastructure and Development. In Bourguignon, François & Boris Pleskovic (Eds.), Lessons of Experience (Proceedings of the 2004 Annual Bankconference on Development Economics), (pp. 153-181). Washington: The World Bank and Oxford University Press.
  12. Setiawan, B. et al. 2006. Mobilitas Penduduk dan Pengembangan Potensi Perdagangan di wilayah Perbatasan NTT-Timor Leste. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Pusat Penelitian Kependudukan.
  13. Stake, R. 1995. The Art of Case Study Research.Thousand Oaks, California; Sage.