FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEJALAN KAKI DALAM MEMILIH LOKASI PENYEBERANGAN JALAN DI KAWASAN MALIOBORO YOGYAKARTA

Faktor yang Mempengaruhi Pejalan Kaki dalam Memilih Lokasi Penyeberangan Jalan di Kawasan Malioboro Yogyakarta

*Budi Iswanto  -  Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta, Indonesia
Bambang Setioko  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 28 Oct 2019; Published: 30 Jun 2020.
Open Access License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan faktor utama/dominan yang mempengaruhi keputusan pejalan kaki dalam memilih lokasi penyeberangan di kawasan Malioboro ditinjau dari perilaku pejalan kaki. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode analisis yang digunakan adalah analisis faktor dengan metode Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 (tiga) faktor dari hasil reduksi 13 (tiga belas) variabel terpilih. Ketiga faktor ini mampu menjelaskan sebesar 58,295% dari seluruh total varian. Faktor I sebagai faktor dominan mampu menjelaskan sebesar 23,119% dari variabel keseluruhan adalah Faktor Kepuasan terhadap Keselamatan dan Kemudahan. Hal ini sesuai dengan pendapat Porteous bahwa jika obyek menghasilkan tingkat kepuasan yang tinggi dari perilaku terhadap obyek stimulus, obyek tersebut akan lebih disukai dan sikap terhadap obyek tersebut menjadi positif dan kuat. Dari faktor dominan yang ditemukan menunjukkan bahwa perlunya meningkatkan kepuasan pejalan kaki terkait keselamatan dan kemudahan ketika menyeberang jalan. Penguatan regulasi tentang penyeberangan jalan mampu membantu penyeberang jalan mendapatkan kemudahan dan keselamatan ketika berinteraksi dengan pengendara kendaraan saat menyeberang jalan. Selain itu diperlukan juga penambahan marka zebra cross antara Pasar Beringharjo hingga Nol Kilometer, menambah jumlah lampu sinyal penyeberangan dan melakukan pemeliharaan berkala, menyediakan aktivitas pendukung di sekitar ruang tunggu penyeberangan dan menaikkan elevasi jalur penyeberangan mendekati elevasi trotoar.

Keywords: pedestrian behavior; decision making; crossing location

Article Metrics:

  1. Beresford, B., Sloper, T. (2008). Understanding the Dynamics of Decision-Making and Choice: A Scoping Study of Key Psychological Theories to Inform The Design and Analysis of the Panel Study
  2. Eisenfuhr, F. (2011). Decision Making. New York, NY: Springer
  3. Gordon, W. (2000). Behaviour Modification. Regional Training Seminar on Guidance and Counseling. UNESCO
  4. Guo, H., Zhao, F., Wang, W., Zhou, Y., Zhang, Y., Wets, G. (2014). Modelling the Perceptions and Preferences of Pedestrians on Crossing Facilities. Hindawi Publishing Corporation. Vol. 2014. http://dx.doi.org/10.1155/2014/949475
  5. Hansson, S. O. (2005). Decision Theory: a Brief Introduction. Department of Philosophy and the History of Technology Royal Institute of Technology (KTH) Stockholm
  6. Joardar, S. D. (1977). Emotional and Behavioral Responses to Plazas: A Case Study of Downtown Vancouver (Doctoral dissertation, University of Vancouver, Canadian thesis on microfiche, no 34854). Retrieved from https://circle.ubc.ca/handle/2429/20684
  7. Kadali, B. R., Vedagiri, P. (2013). Modelling Pedestrian Road Crossing Behaviour Under Mixed Traffic Condition. European Transport Issue, Paper no 3, ISSN 1825-3997
  8. Porteous, J. D. (1977). Environment and Behaviour: Planning and Everyday Urban Life. Addison-Wesley Publishing Company Incorporated
  9. Rapoport, A. (1977). Human Aspect of Urban Form: Towards A Man-. Enviromental Approach to Urban Form And Design, Pergamon Press: New York
  10. Shirvani, Hamid. (1985). The Urban Design Process. Van Nostrand Reinhold: New York
  11. Walgito, Bimo. 1999. Psikologi Sosial. Yogyakarta : Andi

Last update: 2021-03-02 17:12:02

No citation recorded.

Last update: 2021-03-02 17:12:03

No citation recorded.