skip to main content

Kompromi Spasial: Preferensi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Terhadap Perumahan Bersubsidi di Lahan Gambut Palangka Raya

Theresia Susi orcid scopus publons  -  Universitas Palangka Raya, Indonesia
*Herwin Sutrisno orcid scopus publons  -  Universitas Palangka Raya, Indonesia
I Nyoman Sudyana orcid scopus  -  Universitas Palangka Raya, Indonesia
Devid Prianata  -  Universitas Palangka Raya, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Penyediaan perumahan bersubsidi merupakan instrumen penting dalam pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan perkotaan. Namun, pada kota yang berkembang di atas lahan gambut seperti Kota Palangka Raya, keterbatasan lahan yang layak secara teknis serta tingginya risiko lingkungan menjadi tantangan dalam penentuan lokasi perumahan bersubsidi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sebaran spasial hunian berdasarkan karakteristik lahan dan menganalisis preferensi lokasi MBR dengan mempertimbangkan karakteristik gambut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 98 penghuni perumahan bersubsidi yang dipilih dengan teknik purposive quota sampling pada tiga kecamatan, yaitu Jekan Raya, Pahandut, dan Sabangau. Analisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumahan bersubsidi lebih dominan berkembang di kawasan lahan gambut dan cenderung terkonsentrasi di wilayah yang relatif dekat dengan pusat pelayanan kota. Preferensi tertinggi MBR terhadap lokasi perumahan bersubsidi adalah pemenuhan utilitas dasar dan kondisi bebas banjir. Namun, secara empiris MBR tetap menghuni perumahan bersubsidi di kawasan gambut yang rentan karena pertimbangan efisiensi mobilitas menuju tempat kerja dan sekolah. Kesenjangan antara preferensi ideal dan kondisi aktual ini mengonfirmasi adanya kompromi spasial, dimana MBR terpaksa merasionalisasi risiko lingkungan pada lahan gambut demi mempertahankan aksesibilitas terhadap peluang ekonomi dan menekan biaya transportasi harian.
Fulltext View|Download
Keywords: Perumahan Bersubsidi, Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Lokasi Perumahan, Lahan Gambut, Kompromi Spasial

Article Metrics:

  1. Abdurahman, H. A., & Rudiarto, I. (2017). Kajian Lokasi Potensial Pengembangan Perumahan Terjangkau di Kota Semarang. Jurnal Pengembangan Kota, 5(2), 104-111. DOI: 10.14710/jpk.5.2.104-111
  2. Adeliana, V., Sunarti, S., & Artiningsih, A. (2023). Spatial Variations of Resident Satisfaction of Subsidized Housing in Boja District, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1264(1), 012043. DOI: 10.1088/1755-1315/1264/1/012043
  3. Arimurty, A., & Manaf, A. (2013). Lembaga lokal dan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 9(3), 307-316. DOI: 10.14710/pwk.v9i3.6542
  4. Beier, R. (2025). The Missing People of State‐Subsidized Housing: Lived Experiences of Non‐Occupancy and Secondary Residential Mobility. International Journal of Urban and Regional Research, 49(6), 1485-1502. DOI: 10.1111/1468-2427.13365
  5. Budianto, V., Permana, I., & Susi, T. (2024). Analysis of the Influence of Peatlands on the Development of the Palangka Raya Urban Area. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 1353(1), 012045). DOI: 10.1088/1755-1315/1353/1/012045
  6. Cai, X., & Wu, W. N. (2019). Affordable housing policy development: Public official perspectives. International Journal of Housing Markets and Analysis, 12(5), 934-951. DOI: 10.1108/IJHMA-08-2018-0063
  7. Dohong, A., Aziz, A. A., & Dargusch, P. (2017). A review of the drivers of tropical peatland degradation in South-East Asia. Land use policy, 69, 349-360. DOI: 10.1016/j.landusepol.2017.09.035
  8. Hartono, D., Irawan, T., Khoirunurrofik, K., Partama, R., Mujahid, N. W., & Setiadestriati, D. (2022). Determinant factors of urban housing preferences among low-income people in Greater Jakarta. International Journal of Housing Markets and Analysis, 15(5), 1072-1087. DOI: 10.1108/IJHMA-05-2021-0056
  9. Hayasaka, H., Noguchi, I., Putra, E. I., Yulianti, N., & Vadrevu, K. (2014). Peat-fire-related air pollution in Central Kalimantan, Indonesia. Environmental pollution, 195, 257-266. DOI: 10.1016/j.envpol.2014.06.031
  10. Lastiur, C. B., & Septanaya, I. D. M. F. (2024). Assessing Resident Satisfaction in Subsidized Housing in Indonesia: A case study of FLPP subsidized housing in Bekasi Regency. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1353(1), 012033. DOI: 10.1088/1755-1315/1353/1/012033
  11. Liu, D., Kwan, M. P., Kan, Z., & Song, Y. (2021). An integrated analysis of housing and transit affordability in the Chicago metropolitan area. The Geographical Journal, 187(2), 110-126. DOI: 10.1111/geoj.12377
  12. Meerow, S., Newell, J. P., & Stults, M. (2016). Defining urban resilience: A review. Landscape and urban planning, 147, 38-49. DOI: 10.1016/j.landurbplan.2015.11.011
  13. Moroni, S. (2020). The just city. Three background issues: Institutional justice and spatial justice, social justice and distributive justice, concept of justice and conceptions of justice. Planning Theory, 19(3), 251-267. DOI: 10.1177/1473095219877670
  14. Page, S. E., & Baird, A. J. (2016). Peatlands and global change: response and resilience. Annual review of environment and resources, 41(1), 35-57. DOI: 10.1146/annurev-environ-110615-085520
  15. Rahmadaniyati, D., Faqih, M., & Hayati, A. (2016). Housing preference for low-income people in Indonesia. Proceeding" Enhancing Academic Collaboration Through ASEA-UNINET Scientific Meeting,1-12
  16. Silva, L. P. P., Najjar, M. K., da Costa, B. B., Amario, M., Vasco, D. A., & Haddad, A. N. (2024). Sustainable Affordable Housing: State-of-the-Art and Future Perspectives. Sustainability, 16(10), 4187. DOI: 10.3390/su16104187
  17. Sururi, A. (2022). Decentralization of Housing Policy for Low-Income Communities in Urban Areas: An Analysis of Political, Fiscal and, Administrative Policy. Jurnal Pengembangan Kota, 10(1), 10-22. DOI: 10.14710/jpk.10.1.10-22
  18. Sururi, A. (2024). The Effectiveness of Housing Finance Policy Innovation for Low-Income Communities in Indonesia. Architecture and Urban Planning, 20(1), 28-39. DOI: 10.2478/aup-2024-0003
  19. Travis, K., Izzati Nazra, J. T., & Adam, W. (2023). Analysis of Land Subsidence in Peatlands in the Awareness Area of Pekanbaru, Riau, Indonesia. Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology, 8(1), 62–69. DOI: 10.25299/jgeet.2023.8.1.13461
  20. Waruwu, A. M., & Halim, H. (2017). Settlement estimation of peat reinforced with bamboo grid under embankment. International Review of Civil Engineering, 8(6), 299-306. DOI: 10.15866/irece.v8i6.13130

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-02-09 20:13:21

No citation recorded.