skip to main content

Model Evaluasi Spasial Berbasis Satuan Kemampuan Lahan & Analisis Kemampuan Lahan Untuk Perencanaan Pengembangan Kawasan di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan

*Nathan Syawall Gunawan  -  Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Negeri Surabaya, Kota Surabaya, Indonesia
Salman Shira Sabilillah  -  Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Negeri Surabaya, Kota Surabaya, Indonesia
Gusti Aditya Rahadyan orcid scopus  -  Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Negeri Surabaya, Kota Surabaya, Indonesia
Nurul Makhmudiyah orcid scopus  -  Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Negeri Surabaya, Kota Surabaya, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Pengembangan kawasan perkotaan dan pariwisata di wilayah perbukitan menghadapi keterbatasan biofisik, risiko lingkungan, dan tekanan pemanfaatan ruang yang memerlukan pendekatan berbasis kemampuan lahan. Kajian kemampuan lahan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) telah banyak dilakukan, namun sebagian besar masih berfokus pada klasifikasi kemampuan lahan dan belum sepenuhnya menghasilkan informasi spasial yang operasional bagi arahan pengembangan kawasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan lahan melalui sintesis Satuan Kemampuan Lahan (SKL) dan Analisis Kemampuan Lahan (AKL) sebagai dasar perumusan arahan pengembangan kawasan di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-spasial berbasis SIG dengan teknik weighted overlay untuk mengintegrasikan parameter morfologi, kemiringan lereng, kestabilan lahan, ketersediaan air, drainase, erosi, kemampuan pembuangan limbah, dan kerentanan bencana. Hasil menunjukkan adanya variasi kemampuan lahan secara spasial, dengan dominasi kelas rendah hingga sangat rendah pada sebagian besar wilayah. Kelurahan Prigen didominasi kelas rendah sebesar 82,52%, Bulukandang memiliki 69,06% kelas sangat rendah, sedangkan Watuagung memiliki 80,89% kelas sangat tinggi. Sintesis SKL–AKL menunjukkan bahwa kemampuan lahan terbentuk dari kombinasi berbagai faktor biofisik dan dapat diterjemahkan menjadi diferensiasi arahan ruang, meliputi pengembangan terkendali, pengembangan terbatas, serta perlindungan dan pengelolaan risiko. Pendekatan ini memberikan dasar spasial yang lebih operasional untuk mendukung perencanaan dan pengendalian pemanfaatan ruang pada kawasan perbukitan.

Fulltext Email colleagues
Keywords: Satuan Kemampuan Lahan; Analisis Kemampuan Lahan; Kemampuan Lahan; Pengembangan Kawasan; Kecamatan Prigen

Article Metrics:

  1. Fauzi, A., Rustiadi, E., & Widiatmaka. (2020). Land capability analysis for sustainable urban development using GIS-based weighted overlay method. Journal of Regional and City Planning, 31(3), 215–229
  2. Nugraha, A. L., Hani’ah, & Nugroho, B. (2021). Analisis kerentanan longsor berbasis karakteristik fisik lahan di wilayah perbukitan. Jurnal Geodesi Undip, 10(1), 55–66
  3. Nugroho, I., & Dahuri, R. (2019). Regional development based on environmental carrying capacity. Sustainable Cities and Society, 44, 202–210. https://doi.org/10.1016/j.scs.2018.10.012
  4. Prasetyo, L. B., & Widiatmaka. (2018). Land capability analysis for sustainable spatial planning. Journal of Regional and City Planning, 29(3), 189–202. https://doi.org/10.5614/jrcp.2018.29.3.3
  5. Prasetyo, Y., & Widiatmaka. (2022). Evaluasi kemampuan lahan untuk mendukung pengembangan kawasan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 10(2), 137–150
  6. Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2018). Perencanaan dan pengembangan wilayah. Jakarta: Crestpent Press
  7. Sugiri, A., Buchori, I., & Indrayati, A. (2020). Environmental carrying capacity as a basis for sustainable urban spatial planning. Sustainability, 12(18), 7508. https://doi.org/10.3390/su12187508
  8. Ward, P. J., Daniell, J. E., & Simpson, A. (2020). The role of land-use planning in reducing disaster risk in urban areas. Nature Sustainability, 3(6), 459–468. https://doi.org/10.1038/s41893-020-0497-0
  9. Widiatmaka, Ambarwulan, W., & Sudadi, U. (2015). Land capability analysis for sustainable regional planning. Procedia Environmental Sciences, 24, 85–92. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2015.03.012
  10. Widiatmaka, Ambarwulan, W., Munibah, K., & Sudadi, U. (2020). Land capability and land suitability evaluation for spatial planning. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 451, 012089. https://doi.org/10.1088/1755-1315/451/1/012089
  11. Yuliastuti, N., Rahayu, M. J., & Muryono, S. (2020). Urban development control based on land capability and environmental constraints. Journal of Urban and Regional Analysis, 12(2), 123–138
  12. Malczewski, J., & Rinner, C. (2015). Multicriteria Decision Analysis in Geographic Information Science. Springer
  13. Chen, Y., Yu, J., & Khan, S. (2021). Spatial multi-criteria evaluation for land suitability assessment using GIS. Environmental Earth Sciences, 80(6)
  14. Saaty, T. L., & Vargas, L. G. (2022). Decision making with the analytic hierarchy process. International Journal of Services Sciences, 5(2)
  15. Widiatmaka, Ambarwulan, W., & Setiawan, Y. (2020). Land capability and suitability evaluation for sustainable regional development. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 451
  16. Prasetyo, L. B., & Widiatmaka. (2021). Integrating land capability assessment into spatial planning. Journal of Environmental Management, 289
  17. Nugraha, A. L., Subiyanto, S., & Hani’ah. (2021). Spatial-based land capability assessment for disaster mitigation. Geoplanning, 8(2)
  18. Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2022). Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Crestpent Press
  19. Yuliastuti, N., et al. (2020). Spatial differentiation for sustainable peri-urban development. Sustainable Cities and Society, 62
  20. Ward, P. J., et al. (2020). Disaster risk and spatial planning integration. Natural Hazards and Earth System Sciences, 20
  21. Kementerian ATR/BPN. (2021). Pedoman Penyusunan RDTR Berbasis Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan
  22. United Nations. (2021). Integrating environmental considerations into urban planning. UN-Habitat

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2026-09-30 23:19:51

No citation recorded.