Dampak Kemiringan Dinding Silo Terhadap Distribusi Tegangan Dinding pada Corrugated Steel Silo Berkapasitas 4650 Ton

*Susilo Adi Widyanto -  Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sukamta Sukamta -  Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Yurianto Yurianto -  Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Agus Suprihanto -  Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 5 Jul 2018; Published: 5 Jul 2018.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Konstruksi silo dirancang untuk menyimpan butiran. Idealnya sumbu vertikal silo maupun dindingnya tegak lurus terhadap bidang dasarnya sehingga beban dinding hanya berupa gaya radial akibat ketinggian kolomnya.  Miringnya konstruksi silo menyebabkan terjadinya beban gabungan pada dinding pada arah kemiringannya. Paper ini membahas pengaruh kemiringan konstruksi silo pada gaya yang bekerja pada dinding. Silo yang diobservasi dengan kapasitas penyimpanan sebesar 4650 ton, dengan diameter 19 m dengan ketinggian 20 m. Dari hasil pemodelan FEM, distribusi tegangan pada dinding yang berbeda ketebalannya relatif lebih besar dibandingkan tegangan yang terjadi pada dinding ganda pada bagian dibawahnya. Tegangan maksimum terjadi pada daerah sambungan baut antara dinding dan stiffener. Pada kemiringan 10o tegangan maksimum dinding mencapai sekitar 45 kg/mm2 baik pada dinding ganda maupun di lokasi dinding yang berbeda ketebalannya.
Keywords
Silo; dinding silo; stiffener; distribusi tegangan

Article Metrics: