PERLAKUAN ABU BIJI KAPUK RANDU UNTUK BAHAN KAMPAS REM KENDARAAN BERMOTOR

*Gunawan Dwi Haryadi  -  Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Chrisman Chrisman  -  Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Agus Tri Hardjuno  -  UTP Terpadu, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Jan 2014.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Aplikasi serat alam dan serat mineral terutama non logam sebagai bahan kampas rem secara bertahap dilakukan dengan seleksi bahan serat (jenis), perlakuan (kimia dan fisik) awal bahan, uji kualitas bahan murni, seleksi pengikat (binder), penentuan susunan serat, pembentukan bahan komposit, perlakuan panas (heat treatment) dan uji kualitas bahan komposit. Serat alam (yang telah diurai) diberi perlakuan secara kimia meliputi perlakuan permukaan. Serat alam diberi perlakuan fisik melalui pemanasan pada kondisi terukur, penempaan dan pendinginan dengan kondisi terukur. Mekanisme pembentukan bahan kampas rem dengan bahan serat alam, serat mineral non logam dan pengikat meliputi butirisasi bahan, penentuan komposisi, pencampuran, pemadatan, perlakuan panas (sintering) dan uji kualias produk. Uji kualitas bahan kampas rem dilakukan secara bertahap meliputi pengujian serat alam murni, pengujian serat alam murni dengan perlakuan dan pengujian spesimen komposit kampas rem. Pengikat spesimen komposit kampas rem menggunakan phenolic resin, polyester dan akrilic. Dan uji unjuk kerja bahan kampas rem untuk tahap awal lebih ditekankan pada koefisien gesek, kekerasan dan kekuatan tekan.
Keywords: abu, kapuk randu, koefisien gesek, komposit, perlakuan,rem, serat alam

Article Metrics: