KINERJA ROTOR SAVONIUS DENGAN MEKANISME PENGARAH DAN PENGUMPUL ALIRAN ANGIN (MPPA)

*Susilo Adi Widyanto -  Jurusan Teknik Mesin Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia
Ismoyo Ismoyo -  Jurusan Teknik Mesin Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia
Surdjanto Cahjono -  Lembaga Penelitian Suryawandinata, Indonesia
Dwi Nugroho -  Lembaga Penelitian Suryawandinata, Indonesia
Published: 1 Jul 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles research
Language: EN
Full Text:
Statistics: 317 476
Abstract
Cadangan  energi fosil dunia terus menurun, pada sisi lain kebutuhan terus meningkat dari waktu ke waktu. Disamping itu dampak pemakaian energi  fosil semakin dirasakan dengan turunnya kualitas lingkungan akibat pencemaran yang berdampak pada perubahan iklim yang semakin ekstrim. Untuk itu pemanfaatan energi yang dapat diperbaharui kian mendesak dilakukan seperti halnya energi angin. Mengacu pada kondisi geografis Indonesia, pengembangan turbin angin berkecepatan rendah  berpotensi besar untuk dapat diaplikasikan sebagai pembangkit energi listrik. Paper ini membahas kinerja rotor Savonius yang dikombinasikan dengan MPPA. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa penggunaan MPPA efektif digunakan untuk menurunkan torsi awal (start up) rotor sehingga cocok digunakan untuk daerah dengan potensi energi angin yang rendah. Namun dari sisi yang lain MPPA memperpanjang waktu respon rotor sehingga kurang sesuai untuk lokasi dengan kondisi arah aliran angin yang berubah-ubah.
Keywords
Rotor Savonius, mekanisme pengumpul dan pengarah aliran (MPPA), start up, bidang pengarah, bidang pengumpul.

Article Metrics: