BibTex Citation Data :
@article{ROTASI80015, author = {Intan Nazwa and Sunardi Sunardi and Imron Rosyadi and Deni Purnomo and Erny Listijorini}, title = {Optimasi Suhu Hot Press dan Komposisi Filler Cangkang Telur pada Pembuatan Biokomposit dengan Metode Taguchi}, journal = {ROTASI}, volume = {28}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {biokomposit, cangkang telur, karet remah, hot press, metode Taguchi}, abstract = { Pemanfaatan limbah biomassa sebagai bahan penguat biokomposit menjadi alternatif yang menarik dalam pengembangan material ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi persentase filler cangkang telur ayam dan karet remah serta suhu hot press terhadap sifat mekanik biokomposit, meliputi Modulus of Rupture (MOR), Modulus of Elasticity (MOE), dan strain . Metode Taguchi dengan rancangan orthogonal array L9 digunakan untuk mengevaluasi efek masing-masing faktor serta menentukan kombinasi optimum proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filler 10% menghasilkan kekakuan tertinggi, sedangkan filler 20% memberikan nilai strain terbesar dan menunjukkan keseimbangan terbaik antara kekuatan dan fleksibilitas. Suhu 170°C menjadi kondisi paling stabil untuk sebagian besar parameter mekanik, sementara suhu 190°C memberikan peningkatan kekuatan pada komposisi filler yang lebih tinggi. Dari studi ini diketahui bahwa filler 20% dan suhu 170°C (N1) merupakan parameter yang optimal dengan nilai MOR, MOE, dan strain masing-masing 1473,53 MPa, 1186 MPa, dan 2,86%. Temuan ini menegaskan pentingnya kontrol komposisi filler dan parameter proses dalam menghasilkan biokomposit yang konsisten dan berkinerja baik. }, issn = {2406-9620}, pages = {34--41} doi = {10.14710/rotasi.28.2.34-41}, url = {https://ejournal.undip.ac.id/index.php/rotasi/article/view/80015} }
Refworks Citation Data :
Pemanfaatan limbah biomassa sebagai bahan penguat biokomposit menjadi alternatif yang menarik dalam pengembangan material ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi persentase filler cangkang telur ayam dan karet remah serta suhu hot press terhadap sifat mekanik biokomposit, meliputi Modulus of Rupture (MOR), Modulus of Elasticity (MOE), dan strain. Metode Taguchi dengan rancangan orthogonal array L9 digunakan untuk mengevaluasi efek masing-masing faktor serta menentukan kombinasi optimum proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filler 10% menghasilkan kekakuan tertinggi, sedangkan filler 20% memberikan nilai strain terbesar dan menunjukkan keseimbangan terbaik antara kekuatan dan fleksibilitas. Suhu 170°C menjadi kondisi paling stabil untuk sebagian besar parameter mekanik, sementara suhu 190°C memberikan peningkatan kekuatan pada komposisi filler yang lebih tinggi. Dari studi ini diketahui bahwa filler 20% dan suhu 170°C (N1) merupakan parameter yang optimal dengan nilai MOR, MOE, dan strain masing-masing 1473,53 MPa, 1186 MPa, dan 2,86%. Temuan ini menegaskan pentingnya kontrol komposisi filler dan parameter proses dalam menghasilkan biokomposit yang konsisten dan berkinerja baik.
Article Metrics:
Last update:
Last update: 2026-10-15 09:06:06
Penerbit: Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Alamat Redaksi: Gedung Administrasi Lantai II Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Undip Telp.(024)7460059, Facsimile: (024)7460059 ext.102 Email: rotasi@live.undip.ac.id