Verifikasi Kepemilikan Citra Medis dengan Kriptografi RSA dan LSB Watermarking

*Satya Sandika Putra  -  Jurusan Matematika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Indonesia
Priyo Sidik Sasongko  -  Jurusan Ilmu Komputer / Informatika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Indonesia
Nurdin Bahtiar  -  Informatics Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University, Indonesia
Received: 23 Dec 2014; Published: 23 Dec 2014.
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 603 1819
Abstract

Di  dalam  dunia  medis,  penyembunyian  informasi  untuk perlindungan  hak  cipta sangat  diperlukan.  Teknik  penyembunyian  informasi  biasa  disebut  dengan watermarking. Metode yang digunakan adalah dengan menyisipkan pesan teks ke dalam sebuah data citra medis. Perlindungan informasi di dalam data citra medis seorang pasien perlu dilakukan agar tidak terjadi kesalahan informasi kepemelikan data  medis  pasien  satu  dengan  yang  lainnya.  Informasi  yang  disembunyikan  di dalam  citra  medis  berupa  teks  yang  sebelumnya  telah dilakukan  enkripsi  atau pengacakan pesan. Salah satu metode untuk menyembunyikan pesan teks adalah dengan memanfaatkan  Least Significant Bit  (LSB), yaitu dengan mengubah nilai bit  terakhir  pada  citra  medis.  Karena  hanya  bit-bit terakhir  yang  diubah,  maka citra medis yang telah tersisipi pesan sangat miripdengan citra aslinya, perubahan nilai-nilai  piksel  pada  citra  medis  tidak  begitu  terlihat.  Untuk  mengekstrak kembali pesan teks yang disisipkan menggunakan private key (kunci rahasia) yang sebelumnya telah ditentukan secara acak. Citra medis dan pesan teks hasil ekstrak sama dengan citra medis dan pesan teks sebelum dilakukan penyisipan.

Kata kunci : watermarking, citra medis, enkripsi,  private key, Least Significant Bit


Article Metrics: