SKENARIO MANAJEMEN ENERGI RENDAH EMISI SEKTOR RUMAH TANGGA UNTUK MENGURANGI EMISI GAS CO2 DI KOTA SEMARANG

*Denis Denis -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Semarang Magister Teknik Sistem, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Indonesia
Ahmad Agus Setiawan -  Magister Teknik Sistem, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Jl. Teknika Utara, No.3, Barek, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281, Indonesia, Indonesia
Ahmad Sarwadi -  Magister Teknik Sistem, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Jl. Teknika Utara, No.3, Barek, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281, Indonesia, Indonesia
Diterbitkan: 1 Mar 2016.
Akses Terbuka
Citation Format:
Article Info
Bagian: Artikel Jurnal
Bahasa: EN
Teks Lengkap:
Statistik: 494 1078
Sari
Energi memiliki peranan yang sangat vital baik di sektor komersial, industri, transportasi, maupun rumah tangga. Dengan permasalahan energi di Indonesia yang sudah sangat begitu kompleks, fokus kebijakan selama ini hanya memperhatikan sektor Supply Side Management (SSM), sedangkan penerapan konservasi energi Demand Side Management (DSM) belum dilakukan secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proyeksi permintaan energi listrik rumah tangga di kota Semarang dari tahun 2015 sampai dengan 2025 (tahun kebijakan RUED) berdasarkan penggunaan peralatan listrik serta pertumbuhan rumah tangga, kemudian melakukan manajemen energi dengan menerapkan skenario penghematan pada peralatan listrik yang akan memperlihatkan dampak pengurangan emisi gas CO2 di kota Semarang. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Tongam Sihol Nababan yang berfokus kepada hubungan antara permintaan energi listrik pada sektor rumah tangga di kota Medan dengan kegiatan ekonomi yang mempengaruhi kesejahteraan ekonomi di daerah tersebut. Pada penelitian ini, fokus penelitian terletak pada manajemen energi yang dilakukan di sektor rumah tangga.    Hasil penelitian menunjukan kulkas mengkonsumsi energi terbesar diikuti dengan lampu, pompa air, komputer, rice cooker, AC, kompor, seterika dan kipas angin. Peningkatan efisiensi konsumsi energi listrik pada televisi mampu menurunkan tingkat emisi CO2 secara signifikan sebesar 15,2 ribu ton CO2 untuk televisi dan kulkas 68.2 ribu ton CO2 pada tahun 2025.
Kata Kunci
Skenario Manajemen Energi, Peralatan Listrik, Semarang, LEAP.

Article Metrics: